Bupati Pluralisme Kecamatan Pakisaji Bisa Jadi Keteladanan

Bupati: Pluralisme Kecamatan Pakisaji Bisa Jadi Keteladanan

JEPARA- Kerukunan umat beragama di Kecamatan Pakisaji yang sampai sekarang masih terjalin harmoni dapat menjadi keteladanan bagi daerah lain. Sebab, harmonisasi antar umat beragama itulah yang bisa menjadikan masyarakat lebih kuat.

Saat mengunjungi Kecamatan Pakisaji, Bupati Jepara Dian Kristiandi memuji kerukunan umat beragama di sana. Seperti diketahui, di Kecamatan Pakisaji tidak hanya terdapat umat Islam saja. Melainkan ada umat Katolik, Hindu, dan Budha.

”Ini yang menjadi sumber kekuatan masyarakat kita. Yaitu pluralisme umat beragama. Saya melihat, Pakisaji ini semacam miniatur Indonesia. Di mana terdapat beragam agama,” ujar Andi dalam acara Temu Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat di Kantor Kecamatan Pakisaji, Rabu (4/11/2020).

Andi menilai, masyarakat setempat telah berhasil mengharmonisasi perbedaan agama yang ada. Nyatanya, hingga saat ini mereka tidak pernah bergesekan karena alasan apapun.

Dengan berbekal harmonisasi itu, Andi mengajak mereka untuk mengkampanyekan era kenormalan baru dalam masa pandemi ini. Sebab, kampanye itu akan sangat efektif jika dilakukan oleh para tokoh masyarakat dan agama yang sampai sekarang masih memiliki pengaruh.

”Saya mengajak para tokoh masyarakat dan agama untuk bersama-sama membangun pemikiran di masyarakat tentang pentingnya menjalani hidup dalam era kenormalan baru. Mari saling bahu-membahu demi keselamatan bersama. Yang paling penting adalah penerapan protokol kesehatan,” ajak Andi.

Sementara itu, Camat Pakisaji Arif Budiyanto, menyadari bahwa mengajak masyarakat untuk mengikuti protokol kesehatan ketat dalam kehidupan sehari-hari masih cukup sulit. Untuk itu, dengan adanya tokoh-tokoh yang masih berpengaruh, pihaknya akan mengajak masyarakat pelan-pelan memahami betapa pentingnya perilaku hidup sehat dalam masa pandemi ini. (JHI-FQ)

Baca Juga :  Cegah Kebakaran , Berikut Himbauan Bupati

About admin JHI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *