<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ekonomi &#8226; Jepara Hari Ini</title>
	<atom:link href="https://jeparahariini.com/category/ekonomi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jeparahariini.com/category/ekonomi/</link>
	<description>Kabar Berita Jepara Terkini</description>
	<lastBuildDate>Wed, 03 Dec 2025 16:05:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>

<image>
	<url>https://jeparahariini.com/wp-content/uploads/2017/09/cropped-jhi-favicon-1-32x32.png</url>
	<title>Ekonomi &#8226; Jepara Hari Ini</title>
	<link>https://jeparahariini.com/category/ekonomi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Cepat Tanggap! Temuan Hama Beras Bantuan Pangan di Jepara, BULOG Tarik Seluruh Stok dan Langsung Ganti</title>
		<link>https://jeparahariini.com/cepat-tanggap-temuan-hama-beras-bantuan-pangan-di-jepara-bulog-tarik-seluruh-stok-dan-langsung-ganti/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=cepat-tanggap-temuan-hama-beras-bantuan-pangan-di-jepara-bulog-tarik-seluruh-stok-dan-langsung-ganti</link>
					<comments>https://jeparahariini.com/cepat-tanggap-temuan-hama-beras-bantuan-pangan-di-jepara-bulog-tarik-seluruh-stok-dan-langsung-ganti/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[JHI]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Dec 2025 16:05:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jeparahariini.com/?p=17445</guid>

					<description><![CDATA[​Jepara, 3 Desember 2025 &#8211; Perum BULOG Kantor Wilayah Jawa Tengah menunjukkan respons cepat dan bertanggung jawab terhadap laporan temuan hama pada beras Bantuan Pangan (Banpang) di Desa Suwawal, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara. Seluruh beras yang sudah tersalurkan dan yang belum disalurkan di desa tersebut diputuskan untuk ditarik dan langsung diganti pada hari yang sama....]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>​<a href="https://jeparahariini.com/">Jepara</a>, 3 Desember 2025 &#8211; Perum BULOG Kantor Wilayah Jawa Tengah menunjukkan respons cepat dan bertanggung jawab terhadap laporan temuan hama pada beras Bantuan Pangan (Banpang) di Desa Suwawal, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara. Seluruh beras yang sudah tersalurkan dan yang belum disalurkan di desa tersebut diputuskan untuk ditarik dan langsung diganti pada hari yang sama.</p>
<p>​Laporan mengenai temuan hama, yang diidentifikasi sebagai ephestia (sejenis calon kupu-kupu) di dalam karung beras, diterima oleh BULOG pada hari Selasa dari penerima bantuan pangan Desa Suwawal.</p>
<p>​Menanggapi keluhan tersebut, Tim dari BULOG Kanwil Jawa Tengah bersama Pimpinan Cabang Pati, segera berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Suwawal, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas. Turut hadir dalam proses penggantian tersebut Bapak Khairul Anam, Anggota Komisi A DPRD Jepara, serta Febrina, Kepala Gudang Rengging.</p>
<p>​Keputusan Menarik Seluruh Stok</p>
<p>​Untuk memastikan kualitas dan kepercayaan masyarakat, BULOG mengambil langkah tegas untuk menarik seluruh stok beras Banpang di Desa Suwawal.<br />
​&#8221;Dari 919 penerima bantuan pangan, sebanyak 58% atau lebih kurang 537 PBP (Penerima Bantuan Pangan) sudah tersalurkan. Kami putuskan untuk ditarik berasnya semua, baik yang dilaporkan berhama maupun yang kondisinya masih baik,&#8221; jelas Ibu Sri Muniati Pemimpin Wilayah Kanwil Jateng. &#8220;Termasuk beras sisa yang belum disalurkan, juga kami tarik semua.&#8221;</p>
<p>​Beras pengganti telah didatangkan pada hari Rabu, 3 Desember 2025, dan siap untuk didistribusikan. Proses penyaluran ulang ditargetkan selesai secepatnya, paling lambat hari Jumat, agar seluruh PBP dapat segera menerima hak mereka.</p>
<p>[irp]</p>
<p>​Permintaan Maaf dan Komitmen Perbaikan</p>
<p>​Atas insiden ini, Pemimpin Wilayah BULOG Kanwil Jateng ibu Sri Muniati menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh penerima bantuan pangan dan pihak-pihak terkait.<br />
​&#8221;Ini sama sekali tidak ada unsur kesengajaan dan atas kecerobohan ini, Insya Allah akan jadi pelajaran berharga buat kami untuk mempersiapkan penyaluran dengan lebih baik lagi sebelum sampai ke tengah masyarakat,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Pagu penyaluran bantuan pangan alokasi Oktober Nopember se-Kabupaten Jepara sendiri seluruhnya sebanyak 90.376 PBP dengan jumlah penyaluran beras sebanyak 1.807.520 kg dan minyak goreng 361.504 liter, hingga 3 Desember 2025 telah terealisasi sebanyak 75% dan akan diselesaikan seluruhnya dengan target 9 Desember 2025.</p>
<p>Sri Muniati juga menegaskan komitmen mereka untuk memperbaiki prosedur pemeriksaan kualitas dan penyiapan barang sebelum disalurkan ke masyarakat, menjadikannya pembelajaran berharga demi penyaluran yang lebih baik di masa mendatang. Kecepatan penanganan masalah ini, yang didukung penuh oleh pihak desa, anggota DPRD, dan aparat keamanan setempat, diapresiasi sebagai wujud sinergi yang baik dalam pengawasan bantuan sosial.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jeparahariini.com/cepat-tanggap-temuan-hama-beras-bantuan-pangan-di-jepara-bulog-tarik-seluruh-stok-dan-langsung-ganti/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kerajinan Tenun Troso: Warisan Budaya Khas Jepara yang Eksotis</title>
		<link>https://jeparahariini.com/kerajinan-tenun-troso-warisan-budaya-khas-jepara-yang-eksotis/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kerajinan-tenun-troso-warisan-budaya-khas-jepara-yang-eksotis</link>
					<comments>https://jeparahariini.com/kerajinan-tenun-troso-warisan-budaya-khas-jepara-yang-eksotis/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[JHI]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Aug 2023 08:18:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Kerajinan Tenun Troso]]></category>
		<category><![CDATA[Pecangaan Jepara]]></category>
		<category><![CDATA[Tenun Ikat Troso]]></category>
		<category><![CDATA[tenun troso]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jeparahariini.com/?p=16764</guid>

					<description><![CDATA[JEPARA &#8211; Kabupaten Jepara memang dikenal sebagai surga kerajinan, terutama dalam sektor kayu ukir dan mebel. Namun, jangan salah, ada satu kerajinan lain yang tak kalah menarik dan eksotis, yaitu tenun Troso, sebuah tenun ikat tradisional khas dari Jepara yang patut dibanggakan. Bila sebelumnya tenun khas daerah lebih sering dikaitkan dengan NTT, NTB, dan Bali,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="https://jeparahariini.com/" target="_blank" rel="noopener"><strong>JEPARA</strong></a> &#8211; Kabupaten Jepara memang dikenal sebagai surga kerajinan, terutama dalam sektor kayu ukir dan mebel. Namun, jangan salah, ada satu kerajinan lain yang tak kalah menarik dan eksotis, yaitu tenun Troso, sebuah tenun ikat tradisional khas dari Jepara yang patut dibanggakan.</p>
<p style="text-align: justify;">Bila sebelumnya tenun khas daerah lebih sering dikaitkan dengan NTT, NTB, dan Bali, Jepara juga menjadi bagian dari peta tenun Indonesia yang tak terelakkan. Tenun Troso telah mengakar kuat di Desa Troso, <a href="https://jeparahariini.com/pemerintah-desa-pecangaan-kulon-komitmen-menangani-bank-sampah/">Kecamatan Pecangaan</a>, dan menjadi sentra utama kerajinan ini. Menariknya, tenun ini telah menjadi mata pencaharian utama bagi warga Troso.</p>
<h2 style="text-align: justify;">Kemunculan Tenun di Desa Troso.</h2>
<p style="text-align: justify;">Kisah kemunculan tenun di Desa Troso berawal dari tokoh yang dihormati dalam masyarakat setempat, Ki Senu dan Nyi Senu. Nyi Senu memiliki keterampilan dalam membuat kain tenun, dan mereka sering mengenakan kain buatannya pada acara-acara besar. Daya tarik kain tersebut membuat warga Troso tertarik, dan akhirnya Nyi Senu mulai mengajarkan cara pembuatannya kepada mereka.</p>
<p style="text-align: justify;">Seiring berjalannya waktu, keterampilan tersebut menyebar luas di desa dan diwariskan dari generasi ke generasi. Kini, kerajinan tenun troso telah menjadi identitas khas warga Troso dan menjadi mata pencaharian utama bagi banyak dari mereka. Banyak rumah di desa ini tampak sibuk dengan proses pengerjaan kain tenun, baik itu pada tahap pemintalan benang maupun proses pewarnaan. Mesin tenun tradisional berdentum pun tak henti-hentinya menjalin benang-benang menjadi kain tenun yang indah.</p>
<figure id="attachment_16767" aria-describedby="caption-attachment-16767" style="width: 750px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-image-16767 size-jnews-featured-750" src="https://jeparahariini.com/wp-content/uploads/2023/08/Kain-Troso-Pecangaan-Jepara-750x563.jpg" alt="Kain Troso Pecangaan Jepara" width="750" height="563" srcset="https://jeparahariini.com/wp-content/uploads/2023/08/Kain-Troso-Pecangaan-Jepara-750x563.jpg 750w, https://jeparahariini.com/wp-content/uploads/2023/08/Kain-Troso-Pecangaan-Jepara-300x225.jpg 300w, https://jeparahariini.com/wp-content/uploads/2023/08/Kain-Troso-Pecangaan-Jepara-1024x768.jpg 1024w, https://jeparahariini.com/wp-content/uploads/2023/08/Kain-Troso-Pecangaan-Jepara-768x576.jpg 768w, https://jeparahariini.com/wp-content/uploads/2023/08/Kain-Troso-Pecangaan-Jepara.jpg 1080w" sizes="(max-width: 750px) 100vw, 750px" /><figcaption id="caption-attachment-16767" class="wp-caption-text">Credit Foto IG Eko Supraptio</figcaption></figure>
<p style="text-align: justify;">[irp posts=&#8221;16335&#8243; ]</p>
<p style="text-align: justify;">Tidak hanya warga yang terlibat sebagai pengrajin, tetapi toko-toko penjual kain tenun juga mudah ditemukan di setiap sudut jalan. Kain tenun troso memang diminati oleh banyak orang karena keunikan dan keindahan motifnya.</p>
<h2 style="text-align: justify;">Proses Lama dan Banyak Ragamnya.</h2>
<p style="text-align: justify;">Dalam pembuatan kain <a href="https://jeparahariini.com/tari-troso-akan-dipentaskan-dalam-festival-kebudayaan-jawa-tengah/">tenun Troso</a> memang memakan waktu yang cukup lama, terutama untuk mencapai kualitas terbaik. Proses dimulai dari pengetengan dan pewarnaan benang, diikuti dengan penjemuran dan penataan benang sesuai dengan motif yang diinginkan. Setelah itu, benang tersebut diikat dengan alat khusus dan kemudian dicucukkan satu per satu. Barulah kain tersebut bisa ditenun dengan cermat.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam sejarahnya, tenun Troso awalnya hanya memiliki dua motif otentik, yaitu motif lompong (talas) dan motif daun cemara. Namun, seiring waktu, warga Troso mengembangkan berbagai motif lain dengan cerita dan filosofi yang berbeda-beda. Pada tahun 2020, sudah tercatat ada 115 motif tenun Troso yang telah dipatenkan dan ribuan orang terlibat dalam proses pembuatannya.</p>
<figure id="attachment_16766" aria-describedby="caption-attachment-16766" style="width: 750px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="wp-image-16766 size-jnews-featured-750" src="https://jeparahariini.com/wp-content/uploads/2023/08/Tenun-Troso-Jepara-750x505.jpg" alt="Tenun Troso Jepara" width="750" height="505" srcset="https://jeparahariini.com/wp-content/uploads/2023/08/Tenun-Troso-Jepara-750x505.jpg 750w, https://jeparahariini.com/wp-content/uploads/2023/08/Tenun-Troso-Jepara-300x202.jpg 300w, https://jeparahariini.com/wp-content/uploads/2023/08/Tenun-Troso-Jepara-1024x689.jpg 1024w, https://jeparahariini.com/wp-content/uploads/2023/08/Tenun-Troso-Jepara-768x517.jpg 768w, https://jeparahariini.com/wp-content/uploads/2023/08/Tenun-Troso-Jepara.jpg 1080w" sizes="(max-width: 750px) 100vw, 750px" /><figcaption id="caption-attachment-16766" class="wp-caption-text">Credit foto IG ariefgiban</figcaption></figure>
<p style="text-align: justify;">Meskipun mengalami berbagai tantangan, kerajinan tenun Troso terus berkembang pesat. Pasar tenun Troso juga telah merambah berbagai wilayah di Indonesia, bahkan pesanan khusus dengan motif dari daerah lain atau sesuai dengan keinginan pelanggan juga tak jarang diterima oleh para pengrajin. Bahkan kini, tenun Troso juga sudah digunakan sebagai seragam di lingkup pemerintahan setempat.</p>
<p>[irp posts=&#8221;14708&#8243; ]</p>
<h3 style="text-align: justify;">Banyak Peminat Tenun Troso</h3>
<p style="text-align: justify;">Kerajinan tenun ikat Troso adalah bukti nyata bagaimana warisan budaya lokal dapat terus hidup dan berkembang di tengah arus modernisasi. Keindahan dan keunikan kain tenun ini memang tak dapat diragukan lagi, sehingga tak heran jika semakin banyak orang yang tertarik untuk memiliki dan mengenakan kain tenun Troso ini.</p>
<figure id="attachment_16768" aria-describedby="caption-attachment-16768" style="width: 750px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="wp-image-16768 size-jnews-featured-750" src="https://jeparahariini.com/wp-content/uploads/2023/08/Pengerjaan-Tenun-Ikat-Troso-Jepara-750x938.jpg" alt="Pengerjaan Tenun Ikat Troso Jepara" width="750" height="938" srcset="https://jeparahariini.com/wp-content/uploads/2023/08/Pengerjaan-Tenun-Ikat-Troso-Jepara-750x938.jpg 750w, https://jeparahariini.com/wp-content/uploads/2023/08/Pengerjaan-Tenun-Ikat-Troso-Jepara-240x300.jpg 240w, https://jeparahariini.com/wp-content/uploads/2023/08/Pengerjaan-Tenun-Ikat-Troso-Jepara-819x1024.jpg 819w, https://jeparahariini.com/wp-content/uploads/2023/08/Pengerjaan-Tenun-Ikat-Troso-Jepara-768x960.jpg 768w, https://jeparahariini.com/wp-content/uploads/2023/08/Pengerjaan-Tenun-Ikat-Troso-Jepara.jpg 1080w" sizes="(max-width: 750px) 100vw, 750px" /><figcaption id="caption-attachment-16768" class="wp-caption-text">Credit IG Ekosupraptio</figcaption></figure>
<p style="text-align: justify;">Bagi para penggemar kerajinan tangan, mengenal dan memahami proses pembuatan kain tenun Troso akan semakin menambah apresiasi terhadap keindahan budaya Indonesia yang kaya dan beragam. Mari lestarikan dan dukung kerajinan tenun Troso Jepara sebagai salah satu aset budaya bangsa yang patut dijaga keberlanjutannya.</p>
<p><strong>Jangan lupa ikuti <em>update </em>berita lainnya dan <em>follow </em><a href="https://news.google.com/publications/CAAiENHVO_oLkpqVbiLxoFIkRkYqFAgKIhDR1Tv6C5KalW4i8aBSJEZG?hl=id&amp;gl=ID&amp;ceid=ID:id">akun Google News Jeparahariini.com</a></strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jeparahariini.com/kerajinan-tenun-troso-warisan-budaya-khas-jepara-yang-eksotis/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kebutuhan Beras di Jepara Aman Terkendali</title>
		<link>https://jeparahariini.com/kebutuhan-beras-di-jepara-aman-terkendali/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kebutuhan-beras-di-jepara-aman-terkendali</link>
					<comments>https://jeparahariini.com/kebutuhan-beras-di-jepara-aman-terkendali/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[JHI]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Mar 2021 05:25:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Beras]]></category>
		<category><![CDATA[jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Jepara]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jeparahariini.com/?p=15750</guid>

					<description><![CDATA[JEPARA &#8211; Diketahui, beberapa hari terakhir masyarakat diramaikan dengan rencana pemerintah mengimpor beras. Sementara itu, di Kabupaten Jepara, stok beras justru masih dalam kondisi aman. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Jepara, Diyar Susanto, menegaskan produksi beras selama dua tahun terakhir mengalami surplus. Bahkan angkanya mencapai 31 persen. Pihaknya menjelaskan, pada tahun 2019,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>JEPARA</strong> &#8211; Diketahui, beberapa hari terakhir masyarakat diramaikan dengan rencana pemerintah mengimpor beras. Sementara itu, di Kabupaten Jepara, stok beras justru masih dalam kondisi aman.</p>
<p style="text-align: justify;">Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Jepara, Diyar Susanto, menegaskan produksi beras selama dua tahun terakhir mengalami surplus. Bahkan angkanya mencapai 31 persen.</p>
<p style="text-align: justify;">Pihaknya menjelaskan, pada tahun 2019, produksi beras di Bumi Kartini mencapai 149,438 ton. Dengan tingkat kebutuhan beras mencapai 115, 556 ton. Atau surplus produksi sebanyak 33,883 ton beras.</p>
<p style="text-align: justify;">Sedangkan, kata Diyar, pada tahun 2020 lalu, Kabupaten Jepara mampu memproduksi beras sebanyak 163,221 ton. Dengan kebutuhan konsumsi masyarakat 118,835 ton. Ini mengakibatkan kondisi surplus sebanyak 44,384 ton beras.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Selama dua tahun terakhir produksi beras terus meningkat. Peningkatan surplus selama dua tahun kemarin mencapai 31 persen,&#8221; kata Diyar, Senin (22/3/2021).</p>
<p style="text-align: justify;">Sementara itu, lanjut Diyar, pada tahun 2021 ini, lantaran sejumlah wilayah terendam banjir, akibatnya terdapat 1400 hektare area sawah yang terdampak. Sedangkan, 900an hektare area sawah di antaranya padinya puso. Meskipun demikian, hal itu belum bisa dipastikan apakah mempengaruhi target produksi atau tidak.</p>
<p style="text-align: justify;">Terpisah, Nasrun (59), salah satu petani asal Kecamatan Kedung, mengaku justru merugi pada masa tanam 1 tahun ini. Pasalnya, lahannya terendam banjir hampir selama sebulan. Dia yang biasanya menghasilkan 30 karung gabah, masa panen kali ini hanya mendapat 5 karung gabah saja.</p>
<p style="text-align: justify;">”Kalau dibilang rugi pasti rugi. Gara-gara banjir jadi gagal panen. Mau tak mau harus beli beras,” ujar Nasrun. (JHI/FQ)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jeparahariini.com/kebutuhan-beras-di-jepara-aman-terkendali/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kreatif, Warga Jepara Bikin Kap Lampu Megah dari Botol Plastik Bekas</title>
		<link>https://jeparahariini.com/kreatif-warga-jepara-bikin-kap-lampu-megah-dari-botol-plastik-bekas/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kreatif-warga-jepara-bikin-kap-lampu-megah-dari-botol-plastik-bekas</link>
					<comments>https://jeparahariini.com/kreatif-warga-jepara-bikin-kap-lampu-megah-dari-botol-plastik-bekas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[JHI]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Mar 2021 09:15:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Jepara]]></category>
		<category><![CDATA[Kap lampu]]></category>
		<category><![CDATA[kreatif]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jeparahariini.com/?p=15709</guid>

					<description><![CDATA[JEPARA &#8211; Kreativitas masyarakat Jepara memang tak ada habisnya. Baru-baru ini, Teguh Priyombodo, seorang warga Kecamatan Jepara berhasil membuat kap lampu megah berbahan baku botol plastik bekas. Puluhan kap lampu dengan beragam ukuran dan model menggantung di rumah Teguh. Warna putih dan ungu mendominasi kap lampu itu. Kap-kap lampu megah itu adalah hasil karyanya sejak...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>JEPARA</strong> &#8211; Kreativitas masyarakat Jepara memang tak ada habisnya. Baru-baru ini, Teguh Priyombodo, seorang warga Kecamatan Jepara berhasil membuat kap lampu megah berbahan baku botol plastik bekas.</p>
<p style="text-align: justify;">Puluhan kap lampu dengan beragam ukuran dan model menggantung di rumah Teguh. Warna putih dan ungu mendominasi kap lampu itu. Kap-kap lampu megah itu adalah hasil karyanya sejak Oktober 2020 lalu.</p>
<p style="text-align: justify;">Teguh menceritakan, pembuatan kap lampu tersebut berawal dari ketidaksengajaan. Banyaknya botol air mineral bekas di rumahnya membuat Teguh tertantang untuk memanafaatkannya. Namun, pada suatu waktu, gagang kaca matanya patah. Secara sengaja dia menyambungnya dengan cara memanaskan dua sisi patahan hingga lumer. Setelah kering, gagang kaca mata itu berhasil tersambung lagi dengan cukup kuat.</p>
<p style="text-align: justify;">Kebetulan, kata dia, saat itu di bawah mejanya ada potongan-potongan botol plastik bekas. Secara spontan dia mengambil potongan-potongan itu untuk kemudian dia sambung dengan cara mirip ia menyambung gagang kaca matanya. Daya kreatifnya terpantik seketika itu juga. Setelah itu, muncul ide untuk membuat kap lampu.</p>
<p style="text-align: justify;">”Awalnya iseng. Bahkan tidak sengaja. Saya coba potong-potong botol air mineral PH tinggi yang memang banyak di rumah. Saya tempel-tempel menjadi kap lampu,” ucap Teguh, Jumat (5/3/2021).</p>
<p style="text-align: justify;">Sebelumnya,Teguh merupakan seniman ukir dan relief. Ia adalah putra salah satu tokoh ukir terkemuka di Jepara, Sukarno.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan menggunakan peralatan macam tukang ukir atau tukang kayu, Teguh menyulap botol-botol plasti bekas menjadi karya bernilai tinggi. Seluruh bagian botol bisa ia jadikan struktur kap lampu. Karya-karyanya dihargai mulai dari Rp 100 ribu sampai Rp 1 juta.</p>
<p style="text-align: justify;">”Pembelinya sudah lumayan. Meskipun masih lokalan. Tapi buat saya bukan berapa banyak yang beli. Melainkan saya bisa mengembangkan daya kreativitas,” imbuh Teguh.</p>
<p style="text-align: justify;">Teguh mengklaim, kap-kap lampu buatannya jauh lebih praktis dibanding kap-kap lampu dengan bahan dasar selain botol plastik. Yaitu, kap lampu buatannya mudah dirawat, dipindah-pindah, atau diganti lampunya sesuai selera.</p>
<p style="text-align: justify;">Selama ini, Teguh hanya mempromosikan hasil karyanya lewat media sosial WhatsApp dan Facebook. (JHI-FQ)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jeparahariini.com/kreatif-warga-jepara-bikin-kap-lampu-megah-dari-botol-plastik-bekas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Balai Besar Perikanan Sukses Ajari Masyarakat Budidaya Lele Bersistem Bioflok</title>
		<link>https://jeparahariini.com/balai-besar-perikanan-sukses-ajari-masyarakat-budidaya-lele-bersistem-bioflok/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=balai-besar-perikanan-sukses-ajari-masyarakat-budidaya-lele-bersistem-bioflok</link>
					<comments>https://jeparahariini.com/balai-besar-perikanan-sukses-ajari-masyarakat-budidaya-lele-bersistem-bioflok/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[JHI]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Mar 2021 10:57:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[BBPBAP Jepara]]></category>
		<category><![CDATA[jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Jepara]]></category>
		<category><![CDATA[Perikanan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jeparahariini.com/?p=15695</guid>

					<description><![CDATA[JEPARA &#8211; Budidaya ikan dengan sistem bioflok tengah digandrungi Sebagian masyarakat. Itulah yang menjadi alasan Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau (BBPBAP) Jepara mendampingi masyarakat di Desa Bakalan, Kecamatan Kalinyamatan. Kepala BBPBAP Jepara Sugeng Raharjo, mengatakan kali ini Kelompok Pembudidayaan Ikan Mina Taruna. Kelompok ini diberi 24.000 ekor bibit lele dan 8 media pemeliharaan pada...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr" style="text-align: justify;"><strong>JEPARA</strong> &#8211; Budidaya ikan dengan sistem bioflok tengah digandrungi Sebagian masyarakat. Itulah yang menjadi alasan Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau (BBPBAP) Jepara mendampingi masyarakat di Desa Bakalan, Kecamatan Kalinyamatan.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Kepala BBPBAP Jepara Sugeng Raharjo, mengatakan kali ini Kelompok Pembudidayaan Ikan Mina Taruna. Kelompok ini diberi <a href="tel:24000">24.000</a> ekor bibit lele dan 8 media pemeliharaan pada 14 Desember 2020 lalu. Ukuran benih 6-7 ekor centimeter.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Selama sekitar 2,5 bulan, masyarakat sudah bisa memanen dengan hasil cukup memuaskan. Yakni antara 6-8 ekor lele bisa mencapai 1 kilogram. Atau berat rata-rata per ekor <a href="tel:125167">125-167</a> gram per ekor.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">”Selama 75 hari, 90 persen lele hidup sampai panen. Satu kilogram lele bisa dijual dengan harga Rp 17 ribu,” kata Sugeng.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Sugeng menjelaskan, tujuan pemerintah melaksanakan program budidaya dengan sistem bioflok yakni supaya masyarakat bisa mengenali sistem budi daya yang tengah trend. Selain itu, keuntungan sistem bioflok yakni mudah dan mampu menghasilkan keuntungan berlipat ganda.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Pada tahun lalu, lanjut Sugeng, pemerintah memberikan bantuan dan mendampingi budi daya lele dengan sistem bioflok di lima kabupaten. Yakni di Kabupaten Jepara sebanyak 3 paket (Pokdakan Mina Taruna, Pokdakan Mina Mulia dan Bumdes Lestari), Kabupaten Kudus 1 paket yaitu Pokdakan Mulya Jaya,  Kabupaten Grobogan 1 paket (Pondok Pesantren Al-Madinah), Kabupaten Blora 1 paket (Pondok Pesantren Al-Fatah) dan Kabupaten Pati 1 paket (Pokdakan Lele Jaya).</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">”Melalui program ini saya berharap masyarakat bisa meniru budi daya dengan sistem bioflok. Caranya pun tidak sulit. Hasilnya pun lumayan berlipat,” harap Sugeng.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jeparahariini.com/balai-besar-perikanan-sukses-ajari-masyarakat-budidaya-lele-bersistem-bioflok/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengrajin Patung Dewa di Mulyoharjo Seperti Mati Suri</title>
		<link>https://jeparahariini.com/pengrajin-patung-dewa-di-mulyoharjo-seperti-mati-suri/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pengrajin-patung-dewa-di-mulyoharjo-seperti-mati-suri</link>
					<comments>https://jeparahariini.com/pengrajin-patung-dewa-di-mulyoharjo-seperti-mati-suri/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[JHI]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Jan 2021 05:18:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Jepara]]></category>
		<category><![CDATA[Mulyoharjo]]></category>
		<category><![CDATA[Patung dewa]]></category>
		<category><![CDATA[Seni ukir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jeparahariini.com/?p=15559</guid>

					<description><![CDATA[JEPARA &#8211; Pandemi mengakibatkan hampir seluruh elemen ekonomi rakyat melemah. Tak terkecuali geliat pengrajin patung dewa yang ada di sentra ukir, relief, patung Desa Mulyoharjo, Kecamatan Jepara. Sumarno masih terus mengukir beberapa bagian patung dewa berukuran sekitar 2 meter di halaman rumahnya. Tak seperti tahun-tahun sebelumnya, pada bulan-bulan menjelang Hari Raya Imlek, halamannya dipenuhi patung-patung...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>JEPARA</strong> &#8211; Pandemi mengakibatkan hampir seluruh elemen ekonomi rakyat melemah. Tak terkecuali geliat pengrajin patung dewa yang ada di sentra ukir, relief, patung Desa Mulyoharjo, Kecamatan Jepara.</p>
<p style="text-align: justify;">Sumarno masih terus mengukir beberapa bagian patung dewa berukuran sekitar 2 meter di halaman rumahnya. Tak seperti tahun-tahun sebelumnya, pada bulan-bulan menjelang Hari Raya Imlek, halamannya dipenuhi patung-patung pesanan dari berbagai negara. Bahkan, tiga bulan sebelum itu, dia sudah kewalahan dengan pesanan yang membeludak.</p>
<p style="text-align: justify;">”Dibilang mati suri ya mati suri. Sejak mulai pandemi, orderan berhenti. Penurunan orderan mencapai 50 persen sampai 60 persen,” ucap Sumarno, Kamis (28/1/2021).</p>
<p style="text-align: justify;">Sebelum adanya pandemi, kata dia, pesanan patung selalu datang dari dalam maupun luar negeri. Namun, tahun ini pesanan itu tidak ada. Bahkan, pesanan patung dewa dari pelanggan asal Malaysia yang sudah selesai, pun belum bisa dikirim.</p>
<p style="text-align: justify;">Meskipun dihantam pandemi, Sumarno tetap memproduksi patung-patung untuk dijadikan stok. Selain supaya tetap memiliki stok, pilihan itu juga didasari keprihatinannya pada para karyawan. Sebab, jika harus berhenti produksi, dikhawatirkan para karyawannya menganggur.</p>
<p style="text-align: justify;">”Kami tetap memproduksi buat stok. Kami juga pertahankan para karyawan yang sudah belajar sejak lama,” ujar Sumarno.</p>
<p style="text-align: justify;">Sejak awal bulan ini, Sumarno sudah bisa sedikit melegakan napas. Sebab, beberapa pelanggan lama mulai kembali memesan. Misalnya pelanggan asal Makasar dan Medan. Meskipun harganya tidak setinggi biasanya, ia tetap bersyukur masih ada pesanan yang masuk.</p>
<p style="text-align: justify;">”Pesanan sedikit tetap kami syukuri. Sebab, bisa bertahan saja sudah beruntung. Semoga pandemi lekas berlalu,” harap dia. (JHI-FQ)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jeparahariini.com/pengrajin-patung-dewa-di-mulyoharjo-seperti-mati-suri/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dampak PSBB Jawa-Bali, Pengusaha Bus Jepara Tak Berdaya</title>
		<link>https://jeparahariini.com/dampak-psbb-jawa-bali-pengusaha-bus-jepara-tak-berdaya/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=dampak-psbb-jawa-bali-pengusaha-bus-jepara-tak-berdaya</link>
					<comments>https://jeparahariini.com/dampak-psbb-jawa-bali-pengusaha-bus-jepara-tak-berdaya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[JHI]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Jan 2021 06:28:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Bus]]></category>
		<category><![CDATA[jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Jepara]]></category>
		<category><![CDATA[Psbb jawa - bali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jeparahariini.com/?p=15469</guid>

					<description><![CDATA[JEPARA &#8211; Pengusaha jasa bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Jepara tak bisa berbuat banyak dengan adanya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Jawa-Bali. Bahkan, kapasitas penumpang pun turun drastis sampai 40 persen. Samsul Arifin, Ketua Organisasi Angkatan Darat (Organda) Kabupaten Jepara, mengungkapkan penurunan penumpang terjadi sejak tiga hari terakhir. ”Penumpang bus AKAP turun hingga...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>JEPARA</strong> &#8211; Pengusaha jasa bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Jepara tak bisa berbuat banyak dengan adanya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Jawa-Bali. Bahkan, kapasitas penumpang pun turun drastis sampai 40 persen.</p>
<p style="text-align: justify;">Samsul Arifin, Ketua Organisasi Angkatan Darat (Organda) Kabupaten Jepara, mengungkapkan penurunan penumpang terjadi sejak tiga hari terakhir. ”Penumpang bus AKAP turun hingga 40 persen,” kata Samsul, Rabu (13/1/2021).</p>
<p style="text-align: justify;">Selain bus AKAP, lanjut Samsul, dampak PSBB juga menghantam pengusaha travel antarprovinsi. Bahkan, untuk travel penurunannya lebih parah dibanding bus AKAP.</p>
<p style="text-align: justify;">Pihaknya menambahkan, penurunan penumpang hampir terjadi merata di semua jurusan bus AKAP. Seperti Jepara – Jakarta, Jepara – Denpasar, dan Jepara – Bandung. Masing-masing bus rat-rata hanya terisi kurang dari 15 penumpang. Sementara, kapasitas penumpang tiap bus rata-rata 34 penumpang.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Penurunan penumpang travel banyak terjadi di jurusan Jepara – Solo dan Jepara – Yogyakarta. Tiap armada hanya terisi penumpang kurang dari 50 persen,&#8221; imbuh dia.</p>
<p style="text-align: justify;">Pihaknya menyontohkan, seperti di tempatnya sendiri armada jurusan Yogyakarta dengan kapasitas penumpang tujuh orang paling hanya terisi dua atau tiga penumpang. Sementara itu, untuk jurusan Jepara – Solo dari Jepara kosong, tetapi transit di Semarang. Penumpang kemungkinan naik saat di Semarang.</p>
<p style="text-align: justify;">Meski terjadi penurunan penumpang, pelaku usaha tetap menjalankan armada sesuai dengan jurusan. Sebab, bila berhenti beroperasi dikhawatirkan terjadi kerusakan suku cadang kendaraan.</p>
<p style="text-align: justify;">“Kalau berhenti kendaraan bisa jadi rusak. Kemudian tetap mengeluarkan biaya operasional dan bayar karyawan. Tapi kalau jalan masih ada kemungkinan dapat penumpang,” ujar Samsul. (JHI-FQ)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jeparahariini.com/dampak-psbb-jawa-bali-pengusaha-bus-jepara-tak-berdaya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>3.702 Ribu Calon Penerima PKH Divalidasi</title>
		<link>https://jeparahariini.com/3-702-ribu-calon-penerima-pkh-divalidasi/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=3-702-ribu-calon-penerima-pkh-divalidasi</link>
					<comments>https://jeparahariini.com/3-702-ribu-calon-penerima-pkh-divalidasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[JHI]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Jan 2021 07:41:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Jepara]]></category>
		<category><![CDATA[Kemensos]]></category>
		<category><![CDATA[PKH]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jeparahariini.com/?p=15463</guid>

					<description><![CDATA[JEPARA &#8211; Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) mulai besok pagi tengah melakukan verifikasi dan validasi kepada 3.702 ribu calon Keluarga Penerima Manfaat (KPM) baru. Di sisi lain, awal tahun ini KPM lama sudah mencairkan bantuan dari Kementrian Sosial (Kemensos) RI itu. Koordinator Kabupaten (Koorkab) PKH Jepara, Kiki Ari Cahyo menjelaskan, jumlah calon KPM baru tersebut...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>JEPARA</strong> &#8211; Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) mulai besok pagi tengah melakukan verifikasi dan validasi kepada 3.702 ribu calon Keluarga Penerima Manfaat (KPM) baru. Di sisi lain, awal tahun ini KPM lama sudah mencairkan bantuan dari Kementrian Sosial (Kemensos) RI itu.</p>
<p style="text-align: justify;">Koordinator Kabupaten (Koorkab) PKH Jepara, Kiki Ari Cahyo menjelaskan, jumlah calon KPM baru tersebut merupakan tambahan dari Kemensos. Sesuai surat edaran, proses validasi ini dilaksanakan sampai 5 Februari 2021 mendatang.</p>
<p style="text-align: justify;">Terkait dengan jumlah yang akan lolos menjadi KPM baru, Kiki mengaku tidak mengerti. Sebab, yang menentukan lolos atau tidaknya mereka yang divalidasi.</p>
<p style="text-align: justify;">”Ini kita masih proses validasi di lapangan. Lolos tidaknya sepenuhnya kewenangan pusat,” kata Kiki, Selasa (12/1/2021).</p>
<p style="text-align: justify;">Sementara itu, pada 4 Januari lalu, sebanyak 52.144 KPM PKH telah menerima bantuan untuk tahap pertama di tahun ini. Tahun ini, KPM akan menerima bantuan dalam empat kali tahapan. Yakni pada Januari, April, dan Oktober melalui bank anggota Himbara (BRI, BNI, Mandiri, dan BTN).</p>
<p style="text-align: justify;">”Sesuai intruksi Bu Menteri (Kemensos, red), tanggal 4 Januari 2020 setelah Presiden launching di TV terus paginya serentak sudah pada cair,” ujar Kiki.</p>
<p style="text-align: justify;">Diketahui, jumlah dana yang dibagikan melalui PKH ini disesuaikan dengan keadaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Indeks dan faktor penimbang Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan Tahun 2021 (Rp)/Tahun. Rinciannya, Kategori Ibu Hamil/Nifas senilai Rp. 3 juta, Kategori Anak Usia Dini 0 s.d. 6 Tahun Rp. 3 juta, Kategori Pendidikan Anak SD/Sederajat Rp. 900 ribu, Kategori Pendidikan Anak SMP/Sederajat Rp. 1,5 juta, Kategori Pendidikan Anak SMA/Sederajat Rp. 2 juta, Kategori Penyandang Disabilitas berat Rp. 2,4 juta, dan Kategori Lanjut Usia Rp. 2,4 juta.</p>
<p style="text-align: justify;">Bantuan komponen diberikan maksimal untuk 4 jiwa dalam satu keluarga. Keluarga penerima manfaat PKH harus terdaftar dan hadir pada fasilitas kesehatan dan pendidikan terdekat.</p>
<p style="text-align: justify;">Kewajiban keluarga penerima manfaat PKH di bidang kesehatan meliputi pemeriksaan kandungan bagi ibu hamil, pemberian asupan gizi dan imunisasi, serta timbang badan anak balita dan anak prasekolah.</p>
<p style="text-align: justify;">Sedangkan kewajiban di bidang pendidikan adalah mendaftarkan dan memastikan kehadiran anggota keluarga PKH ke satuan pendidikan sesuai jenjang sekolah dasar dan menengah.</p>
<p style="text-align: justify;">Kiki menambahkan, tahun lalu mulai Januari sampai Desember, total graduasi atau KPM yang lepas dari PKH ada sebanyak 8.906. Dengan rincian sejahtera mandiri sebanyak 4993 KPM dan 3913 KPM tergraduasi secara alamiah. (JHI-FQ)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jeparahariini.com/3-702-ribu-calon-penerima-pkh-divalidasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mulai Besok Pagi, Warga Bisa Ambil Bansos Kemensos di Kantor POS</title>
		<link>https://jeparahariini.com/mulai-besok-pagi-warga-bisa-ambil-bansos-kemensos-di-kantor-pos/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=mulai-besok-pagi-warga-bisa-ambil-bansos-kemensos-di-kantor-pos</link>
					<comments>https://jeparahariini.com/mulai-besok-pagi-warga-bisa-ambil-bansos-kemensos-di-kantor-pos/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[JHI]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Jan 2021 08:07:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Bansos]]></category>
		<category><![CDATA[BST]]></category>
		<category><![CDATA[jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Jepara]]></category>
		<category><![CDATA[Kemensos]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jeparahariini.com/?p=15449</guid>

					<description><![CDATA[JEPARA &#8211; Masyarakat Jepara yang tercatat sebagai penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) Kementrian Sosial (Kemensos) RI mulai besok pagi bisa mengambil haknya. Mereka bisa mengambil bantuan itu di kantor POS masing-masing kecamatan. Ketua Satgas BST Kemensos Jepara, Heppy Pomy Andi Rizanto mengatakan mulai besok pagi seluruh cabang kantor POS yang berada di setiap kecamatan mulai...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr" style="text-align: justify;"><strong>JEPARA</strong> &#8211; Masyarakat Jepara yang tercatat sebagai penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) Kementrian Sosial (Kemensos) RI mulai besok pagi bisa mengambil haknya. Mereka bisa mengambil bantuan itu di kantor POS masing-masing kecamatan.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Ketua Satgas BST Kemensos Jepara, Heppy Pomy Andi Rizanto mengatakan mulai besok pagi seluruh cabang kantor POS yang berada di setiap kecamatan mulai menyalurkan bantuan. Namun, untuk Kantor Pos Cabang Jepara kota, penyaluran akan dilaksanakan pada Senin (11/1/2021). Nilai bantuan yang diterima warga sebesar Rp 300 ribu.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">”Nilainya Rp 300 ribu. Informasi terakhir bantuan ini akan berlangsung sampai April mendatang (4 bulan, red),” terang Heppy, Jumat (8/1/2021).</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Pihaknya menyebutkan, jumlah penerima BST Kemensos ini ada sebanyak 9.960 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Jumlah ini ternyata lebih sedikit dibanding tahun lalu. Diketahui, jumlah penerima BST tahun lalu ada sebanyak <a href="tel:10200">10.200</a>-an.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Terkait berkurangnya jumlah penerima itu, pihaknya menjelaskan bahwa tahun lalu BST dari Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) bagi para nelayan juga disalurkan lewat kantor POS. Namun, untuk tahun ini dari KKP belum ada informasi terkait kelanjutan bantuan tersebut.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">”Kami tidak tahu kalau nanti yang dari KKP akan disusulkan,” ujar Heppy.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Heppy menambahkan, distribusi BST Kemensos ini dilakukan semudah mungkin. Setiap KPM diberi waktu selama sebulan untuk mengambil bantuan itu. Selain itu, jika memang KPM tidak bisa datang, petugas POS akan mengantarkannya sampai rumah. Atau, salah satu anggota keluarga KPM bisa mengambilnya di Kantor POS. Asalkan masih masuk dalam satu Kartu Keluarga (KK).</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">”Penyalurannya sebisa mungkin memudahkan KPM. Untuk pelaporannya, petugas akan memfoto KPM saat menerima bantuan berupa uang tunai. Kalau memang tidak diambil, bantuan akan ditarik dan dikembalikan kepada Kemensos,” jelas Heppy. (JHI-FQ)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jeparahariini.com/mulai-besok-pagi-warga-bisa-ambil-bansos-kemensos-di-kantor-pos/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penyaluran Bansos dari Kemensos Mulai Bulan Ini</title>
		<link>https://jeparahariini.com/penyaluran-bansos-dari-kemensos-mulai-bulan-ini/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=penyaluran-bansos-dari-kemensos-mulai-bulan-ini</link>
					<comments>https://jeparahariini.com/penyaluran-bansos-dari-kemensos-mulai-bulan-ini/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[JHI]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Jan 2021 05:43:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Bansos]]></category>
		<category><![CDATA[jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Jepara]]></category>
		<category><![CDATA[Kemensos]]></category>
		<category><![CDATA[Pos]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jeparahariini.com/?p=15429</guid>

					<description><![CDATA[JEPARA &#8211; Kementrian Sosial (Kemensos) telah memutuskan untuk memperpanjang bantuan sosial (bansos) di masa Covid-19. Bantuan ini direncanakan akan disalurkan mulai Januari ini. Lardi, salah satu petugas Kantor POS Jepara yang menjadi Satgas BPNT dan tahun lalu ikut mengurusi penyaluran bansos Kemensos, menyebutkan data dari pemerintah pusat sudah turun. Jumlahnya ada sekitar 12 ribu Keluarga...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr" style="text-align: justify;"><strong>JEPARA</strong> &#8211; Kementrian Sosial (Kemensos) telah memutuskan untuk memperpanjang bantuan sosial (bansos) di masa Covid-19. Bantuan ini direncanakan akan disalurkan mulai Januari ini.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Lardi, salah satu petugas Kantor POS Jepara yang menjadi Satgas BPNT dan tahun lalu ikut mengurusi penyaluran bansos Kemensos, menyebutkan data dari pemerintah pusat sudah turun. Jumlahnya ada sekitar 12 ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM).</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Meskipun demikian, pihak POS sampai sekarang masih melakukan proses verifikasi dan validasi pada data gelondongan itu. Verifikasi ini dilakukan untuk memastikan penerima nantinya tidak ada yang ganda, pindah domisili, atau sudah meninggal.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">”Ini masih verifikasi data. Paling tidak pertengahan bulan ini (Januari, red) sudah disalurkan,” kata Lardi, Rabu (6/1/2021).</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Pihaknya menyebutkan, seluruh penerima bansos dari Kemensos akan mendapat kucuran uang tunai senilai Rp 300 ribu setiap bulannya.  Bantuan ini merupakan upaya pemerintah dalam memulihkan dampak ekonomi akibat pandemi.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Hal yang sama juga disampaikan oleh Isdiyanto Kaesworo, Kabid Pemberdayaan Sosial dan Fakir Miskin pada Dinsospermades Jepara. Sampai kini pihaknya masih terus melakukan verifikasi data dari pemerintah pusat.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Sebagai informasi, untuk mengetahui dapat atau tidaknya bansos, masyarakat bisa melakukan pengecekan di laman <a href="http://dtks.kemensos.id">dtks.kemensos.id</a>. Caranya, pilih ID kepesertaan DTKS yang diinginkan, ketik nomor kepesertaan ID yang dipilih dalam DTKS, masukkan kode captha dalam kontak yang tersedia, kemudian klik Cari.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Sistem DTKS akan menyesuaikan ID dan nama yang diinput, serta membandingkannya dengan data <a href="http://dtks.kemensos.go.id">dtks.kemensos.go.id</a>. Jika nama tidak ada dalam database, situs DTKS akan memberikan keterangan. (JHI-FQ)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jeparahariini.com/penyaluran-bansos-dari-kemensos-mulai-bulan-ini/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
