<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Karimunjawa &#8226; Jepara Hari Ini</title>
	<atom:link href="https://jeparahariini.com/category/karimunjawa/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jeparahariini.com/category/karimunjawa/</link>
	<description>Kabar Berita Jepara Terkini</description>
	<lastBuildDate>Mon, 26 Apr 2021 08:22:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>

<image>
	<url>https://jeparahariini.com/wp-content/uploads/2017/09/cropped-jhi-favicon-1-32x32.png</url>
	<title>Karimunjawa &#8226; Jepara Hari Ini</title>
	<link>https://jeparahariini.com/category/karimunjawa/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Libur Lebaran, Tempat Wisata di Karimunjawa Tetap Dibuka</title>
		<link>https://jeparahariini.com/libur-lebaran-tempat-wisata-di-karimunjawa-tetap-dibuka/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=libur-lebaran-tempat-wisata-di-karimunjawa-tetap-dibuka</link>
					<comments>https://jeparahariini.com/libur-lebaran-tempat-wisata-di-karimunjawa-tetap-dibuka/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[JHI]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Apr 2021 08:22:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Karimunjawa]]></category>
		<category><![CDATA[jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Jepara]]></category>
		<category><![CDATA[pariwisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jeparahariini.com/?p=15877</guid>

					<description><![CDATA[JEPARA &#8211; Obyek-obyek wisata di Kepulauan Karimunjawa dipastikan tetap buka. Bahkan, jika wisatawan membeludak, jadwal penyeberangan kapal bisa saja ditambah. Bupati Jepara Dian Kristiandi, memastikan tempat wisata di Karimunjawa tetap dibuka saat momen liburan lebaran Idul Fitri 2021. Namun, pihaknya tetap meminta agar penumpang kapal dibatasi. “Tetap dibuka (wisata Karimunjawa, red). Tapi tetap dibatasi,” kata...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>JEPARA</strong> &#8211; Obyek-obyek wisata di Kepulauan Karimunjawa dipastikan tetap buka. Bahkan, jika wisatawan membeludak, jadwal penyeberangan kapal bisa saja ditambah.</p>
<p style="text-align: justify;">Bupati Jepara Dian Kristiandi, memastikan tempat wisata di Karimunjawa tetap dibuka saat momen liburan lebaran Idul Fitri 2021. Namun, pihaknya tetap meminta agar penumpang kapal dibatasi.</p>
<p style="text-align: justify;">“Tetap dibuka (wisata Karimunjawa, red). Tapi tetap dibatasi,” kata Andi, Senin 26 April 2021.</p>
<p style="text-align: justify;">Pihaknya mengatakan, jika memang terjadi lonjakan penumpang, pihak perusahaan kapal bisa meminta tambahan jadwal penyeberangan. Itu dilakukan supaya protokol kesehatan tetap dijalankan dengan ketat.</p>
<p style="text-align: justify;">“Jika pengusaha kapal penyeberangan bisa menambah jadwal malah bagus,” ujar Andi.</p>
<p style="text-align: justify;">Diketahui, selama larangan mudik lebaran pada 6-17 Mei 2021 nanti, penyeberangan dari daratan Jepara menuju Karimunjawa tetap dibuka. Kabid Perhubungan Laut Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jepara, Suroto, menyatakan bahwa tempat wisata di pulau Karimunjawa juga tetap dibuka.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebelum adanya pandemi, jumlah pengunjung Pulau Karimunjawa selalu meningkat tajam saat ada momen liburan. Salah satunya liburan lebaran. Tidak hanya wisatawan domestik, pulau itu juga diserbu wisatawan dari seantero jagad.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada pekan kedua bulan Ramadhan ini, Suroto melihat belum ada peningkatan gelombang penumpang kapal menuju Karimunjawa. Untuk itulah, para operator kapal penyeberangan belum mengajukan izin penambahan pelayaran.</p>
<p style="text-align: justify;">“Sampai hari ini penumpang masih sepi. Wisatawan hanya satu dua. Untuk jadwal masih normal, penambahan jadwal nanti kondisional melihat penumpang yang mau menyebrang. Nanti insidental saja lah,” ungkap Suroto. (JHI/FQ)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jeparahariini.com/libur-lebaran-tempat-wisata-di-karimunjawa-tetap-dibuka/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wisatawan Karimunjawa Ditambah Jadi 300 Orang</title>
		<link>https://jeparahariini.com/wisatawan-karimunjawa-ditambah-jadi-300-orang/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=wisatawan-karimunjawa-ditambah-jadi-300-orang</link>
					<comments>https://jeparahariini.com/wisatawan-karimunjawa-ditambah-jadi-300-orang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin JHI]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Nov 2020 05:37:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Karimunjawa]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[disparbud]]></category>
		<category><![CDATA[wisatawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jeparahariini.com/?p=15152</guid>

					<description><![CDATA[JEPARA- Jumlah pengunjung di Kepulauan Karimunjawa mulai ditambah jumlahnya. Saat ini, jumlah wisatawan yang bisa menikmati keindahan kepulauan itu bertambah menjadi 300 pengunjung. Hal itu disampaikan oleh Plt Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Jepara Zamroni Lestiaza, Selasa (17/11/2020). Diketahui, sebelumnya pemerintah membatasi jumlah pengunjung Karimunjawa hanya 100 orang dalam sepekan. Namun, kata Zamroni, dengan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">JEPARA- Jumlah pengunjung di Kepulauan Karimunjawa mulai ditambah jumlahnya. Saat ini, jumlah wisatawan yang bisa menikmati keindahan kepulauan itu bertambah menjadi 300 pengunjung.</p>
<p style="text-align: justify;">Hal itu disampaikan oleh Plt Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Jepara Zamroni Lestiaza, Selasa (17/11/2020). Diketahui, sebelumnya pemerintah membatasi jumlah pengunjung Karimunjawa hanya 100 orang dalam sepekan.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun, kata Zamroni, dengan alasan status Covid-19 Kabupaten Jepara yang sudah dalam trend atau zona oranye, jumlah wisatawan ditambah. ”Kita tahu sendiri, zona oranye di Kabupaten Jepara sudah dalam trend positif. Sudah menuju zona kuning,” ungkap Zamroni.</p>
<p style="text-align: justify;">Pihaknya menyatakan, para wisatawan di Karimunjawa terpantau patuh menjalankan protokol covid 19. Kepatuhan itu juga diikuti oleh penduduk setempat dan para pelaku wisata. Hal itulah yang juga menjadi alasan ditambahkannya kuota wisatawan.</p>
<p style="text-align: justify;">”Masuk kawasan taman nasional sudah boleh 300 orang sekarang,” ujar dia.</p>
<p style="text-align: justify;">Terkait dengan syarat melakukan rapid test, Zamroni menegaskan sampai saat ini pelaku perjalanan, baik wisatawan maupun warga Karimunjawa, wajib melakukan rapid test. Sebab, pihaknya mengaku info terkait masih dipakai atau tidaknya rapid tes bagi pelaku perjalanan, masih simpang siur. Untuk itu, pihaknya tetap menjalankan aturan yang masih diberlakukan dan belum dicabut pemerintah.</p>
<p style="text-align: justify;">”Sementara masih wajib rapid tes. Selama ini kondisi masih terjaga. Ini harus terus dipertahankan,” tutur Zamroni. (JHI-FQ)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jeparahariini.com/wisatawan-karimunjawa-ditambah-jadi-300-orang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Diajukan Sejak Tahun 2017, UNESCO Tetapkan Karimunjawa Jadi Cagar Hiosfer</title>
		<link>https://jeparahariini.com/diajukan-sejak-tahun-2017-unesco-tetapkan-karimunjawa-jadi-cagar-hiosfer/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=diajukan-sejak-tahun-2017-unesco-tetapkan-karimunjawa-jadi-cagar-hiosfer</link>
					<comments>https://jeparahariini.com/diajukan-sejak-tahun-2017-unesco-tetapkan-karimunjawa-jadi-cagar-hiosfer/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin JHI]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Nov 2020 05:58:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Karimunjawa]]></category>
		<category><![CDATA[hiosfer]]></category>
		<category><![CDATA[unesco]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jeparahariini.com/?p=15070</guid>

					<description><![CDATA[Jepara &#8211; United Nation Educational, Scientific dan Cultural Organization ( UNESCO) menetapkan Kepulauan Karimunjawa Jepara Muria sebagai cagar biosfer pada akhir bulan lalu. Proses pengajuan cagar biosfer itu sudah dilakukan sejak tahun 2017 silam. Hal itu dikatakan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jepara Farikha Elida, Rabu (4/11/2020). Diketahui, kepulauan Karimunjawa Jepara Muria ditetapkan oleh...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="https://jeparahariini.com/diajukan-sejak-t…di-cagar-hiosfer/">Jepara</a> &#8211; United Nation Educational, Scientific dan Cultural Organization ( UNESCO) menetapkan Kepulauan Karimunjawa Jepara Muria sebagai cagar biosfer pada akhir bulan lalu. Proses pengajuan cagar biosfer itu sudah dilakukan sejak tahun 2017 silam.</p>
<p style="text-align: justify;">Hal itu dikatakan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jepara Farikha Elida, Rabu (4/11/2020). Diketahui, kepulauan Karimunjawa Jepara Muria ditetapkan oleh UNESCO sebagai cagar biosfer baru di Indonesia selain di Bunaken Tangkoko Minahasa dan di Merapi Merbabu.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Pengajuan ini sudah sejak tahun 2017 lalu. Pengajuan proposal cagar biosfer dibantu oleh LIPI Prof. Purwanto,&#8221; kata Elida.</p>
<p style="text-align: justify;">Elida menyatakan, beberapa tahun pihaknya menyiapkan proposal. Pada tahun pertama menyiapkan data dan konfirmasi ke LIPI. Tahun kedua bersama dengan LIPI mempresentasikan di hadapan Provinsi Jawa Tengah.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Saya dibantu proposal, kami berdiskusi panjang lebar. Data yang diperlukan kita serahkan semuanya. Dan data itu banyak sekali. Itu tiga tahun, sekitar 2,5 tahun lah proses datanya,&#8221; imbuhnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Pihaknya mengungkapkan, penetapan sebagai cagar biosfer dilaksanakan pada sidang ke 32 ICC MAB UNESCO tahun 2020. Dalam sidang tersebut, UNESCO menetapkan 24 cagar biosfer baru di berbagai belahan dunia. Salah satunya di Kepulauan Karimunjawa.</p>
<p style="text-align: justify;">Elida menjelaskan, dalam proses pengajuan itu terdapat sejumlah data dibutuhkan untuk mengusulkan wilayah Karimunjawa menjadi cagar biosfer baru di Indonesia. Di antaranya terkait dengan topografi, Rencana Tata Ruang Dan Wilayah (RTRW), hingga demografi nya. Menurutnya di Karimunjawa memilik luasan cagar biosfer 746.412,54 ha.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Berbagai macam data itu, di antaranya data topografi, RTRW, demografi hingga tata letak,&#8221; ujar dia.</p>
<p style="text-align: justify;">Elida pun menamai tidak hanya Karimunjawa saja. Melainkan Karimunjawa Jepara Muria. Hal tersebut dimaksud mengenalkan potensi Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Seperti ada Pulau Karimunjawa dan juga terdapat Gunung Muria.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Memang Jepara ini unik, punya laut dan juga gunung. Gunungnya gunung muria. Kalau Karimunjawa itu kan salah satu kecamatan, kemudian kalau dunia Internasional Karimunjawa kan tidak pernah ada kaitannya sama Jepara. Makanya dinamai Karimunjawa Jepara Muria, bahwa itu (Karimunjawa) di Jepara, Gunung Muria di Jepara, kemudian dinamai dengan Karimunjawa Jepara Muria,&#8221; kata Elida.</p>
<p style="text-align: justify;">Atas penetapan tersebut pun pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemkab Jepara. Selain itu juga warga yang berada di kawasan Pulau Karimunjawa.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Waktu dekat kita akan kembali rapat dengan LIPI atas tindak lanjut penetapan Karimunjawa menjadi cagar biosfer oleh UNESCO,&#8221; tandas Elida. (JHI-FQ)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jeparahariini.com/diajukan-sejak-tahun-2017-unesco-tetapkan-karimunjawa-jadi-cagar-hiosfer/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bupati: Kalau Ada Kasus Covid-19, Karimunjawa Bisa Ditutup Kembali</title>
		<link>https://jeparahariini.com/bupati-kalau-ada-kasus-covid-19-karimunjawa-bisa-ditutup-kembali/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=bupati-kalau-ada-kasus-covid-19-karimunjawa-bisa-ditutup-kembali</link>
					<comments>https://jeparahariini.com/bupati-kalau-ada-kasus-covid-19-karimunjawa-bisa-ditutup-kembali/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin JHI]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Oct 2020 03:26:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Karimunjawa]]></category>
		<category><![CDATA[jepara hari ini]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jeparahariini.com/?p=15031</guid>

					<description><![CDATA[JEPARA -Sebanyak 209 penumpang Kapal Bahari Ekspress 3F diberangkatkan bupati Jepara menuju kepulauan Karimunjawa, Jumat (16/10/2020). Namun, jika terdapat kasus Covid-19 disana, besar kemungkinan obyek wisata Karimunjawa akan ditutup kembali. Diberitakan sebelumnya, gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sudah menerbitkan izin dibukanya Karimunjawa bagi wisatawan. Namun, selain tetap menjalankan protokol kesehatan, pemerintah juga membatasi jumlah pengunjung....]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="https://jeparahariini.com/bupati-kalau-ada…-ditutup-kembali/">JEPARA</a> -Sebanyak 209 penumpang Kapal Bahari Ekspress 3F diberangkatkan bupati Jepara menuju kepulauan Karimunjawa, Jumat (16/10/2020). Namun, jika terdapat kasus Covid-19 disana, besar kemungkinan obyek wisata Karimunjawa akan ditutup kembali.</p>
<p style="text-align: justify;">Diberitakan sebelumnya, gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sudah menerbitkan izin dibukanya Karimunjawa bagi wisatawan. Namun, selain tetap menjalankan protokol kesehatan, pemerintah juga membatasi jumlah pengunjung. Pembatasan tersebut berlaku sejak pada jumlah penumpang yang berlayar menggunakan kapal Bahari Ekspress maupun Siginjai. Yakni kapal hanya boleh diisi penumpang separuh dari seluruh kursi kapal.</p>
<p style="text-align: justify;">Kevin Yuniardi, salah satu wisatawan asal Semarang, mengaku sangat senang dengan dibukanya kembali Karimunjawa. Dia melihat, penerapan protokol kesehatan di pelabuhan sudah cukup baik. Selain itu, Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara juga menyiapkan rapid tes di pelabuhan dengan harga Rp 150 ribu.</p>
<p style="text-align: justify;">Terkait dengan rapid tes, Kevin mengatakan tidak ada masalah dengan biayanya. Sebab, hal itu menjadi tanggungjawabnya untuk saling menjaga kesehatan. ”Tidak masalah sih harganya segitu. Itu juga demi kebaikan bersama,” ujar Kevin.</p>
<p style="text-align: justify;">Sementara itu, bupati Jepara Dian Kristiandi memastikan bahwa Karimunjawa sudah siap menjalankan kembali pariwisata dengan ketentuan protokol kesehatan yang berlaku. Namun demikian, jika terdapat kasus Covid-19 di sana, pihaknya akan mengevaluasi kembali. Bahkan, jika mendesak, Karimunjawa akan kembali ditutup.</p>
<p style="text-align: justify;">”Tentu kasus Covid-19 tidak kita harapkan ada di Karimunjawa. Tapi, kalau memang keadaan memaksa penutupan, bisa jadi Karimunjawa akan kembali kami tutup,” tegas Andi. (JHI-FQ)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jeparahariini.com/bupati-kalau-ada-kasus-covid-19-karimunjawa-bisa-ditutup-kembali/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wisata Karimunjawa Akhirnya Resmi Dibuka</title>
		<link>https://jeparahariini.com/wisata-karimunjawa-akhirnya-resmi-dibuka/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=wisata-karimunjawa-akhirnya-resmi-dibuka</link>
					<comments>https://jeparahariini.com/wisata-karimunjawa-akhirnya-resmi-dibuka/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin JHI]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Oct 2020 06:05:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Karimunjawa]]></category>
		<category><![CDATA[Balai taman nasional karimunjawa]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jeparahariini.com/?p=15025</guid>

					<description><![CDATA[JEPARA &#8211; Pemerintah akhirnya membuka wisata di Kepulauan Karimunjawa. Padahal, sebelumnya masih ada tarik ulur antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara dengan Provinsi Jawat Tengah. Melalui surat rekomendasi bupati Jepara Nomor 556/3545, Pemkab Jepara membuka kembali aktivitas pariwisata di Karimunjawa. Keputusan tersebut didasarkan pada surat yang dikeluarkan oleh Dinas Kepemudaan, Olah Raga dan Pariwisata Provinsi Jateng...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="https://jeparahariini.com/wisata-karimunja…nya-resmi-dibuka/">JEPARA</a> &#8211; Pemerintah akhirnya membuka wisata di Kepulauan Karimunjawa. Padahal, sebelumnya masih ada tarik ulur antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara dengan Provinsi Jawat Tengah.</p>
<p style="text-align: justify;">Melalui surat rekomendasi bupati Jepara Nomor 556/3545, Pemkab Jepara membuka kembali aktivitas pariwisata di Karimunjawa. Keputusan tersebut didasarkan pada surat yang dikeluarkan oleh Dinas Kepemudaan, Olah Raga dan Pariwisata Provinsi Jateng bernomor 556/2560.</p>
<p style="text-align: justify;">Kabid Destinasi Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jepara Nur Zuhruf, menyatakan bahwa surat rekomendasi tersebut didasarkan pada hasil simulasi yang sudah dilakukan sebelumnya.</p>
<p style="text-align: justify;">”Simulasinya sudah. Dasarnya juga desakan masyarakat Karimunjawa yang menjerit tak bisa menjalankan usahanya selama pandemi ini,” kata Zuhruf, Rabu (14/10/2020).</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam pelaksanaanya, kata dia, pelaku wisata dan wisatawan harus menjalankan protokol kesehatan Covid-19. Sebab, hal ini akan menjadi penilaian utama pemerintah dalam menghentikan atau melanjutkan pembukaan wisata di Karimunjawa.</p>
<p style="text-align: justify;">Bukan hanya itu, pemerintah juga membatasi wisatawan. Dalam sepekan, wisatawan hanya dibatasi sampai 100 orang di Balai Taman Nasional. ”Jumlah wisatawan memang dibatasi dulu. Pelayarannya juga hanya dibuka dari daratan Jepara saja. Tidak ada yang lain,” jelas dia.</p>
<p style="text-align: justify;">Zuhruf mengungkapkan, pelayaran wisatawan akan dimulai nanti hari Jumat (16/10/2020) sekitar pukul 08.30. Pelayaran menggunakan Kapal Bahari Ekspres juga dibatasi penumpangnya. Yaitu hanya 146 penumpang.</p>
<p style="text-align: justify;">”Wisatawan harus melakukan rapid test dulu. Anak-anak, lansia, atau ibu hamil sementara ini dilarang wisata ke Karimunjawa dulu. Yang berwisata juga masyarakat khusus Jawa Tengah saja,” ujar dia.(JHI-FQ)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jeparahariini.com/wisata-karimunjawa-akhirnya-resmi-dibuka/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sudah Dapat Izin, Wisatawan Karimunjawa Dibatasi 100 Orang Sepekan</title>
		<link>https://jeparahariini.com/sudah-dapat-izin-wisatawan-karimunjawa-dibatasi-100-orang-sepekan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=sudah-dapat-izin-wisatawan-karimunjawa-dibatasi-100-orang-sepekan</link>
					<comments>https://jeparahariini.com/sudah-dapat-izin-wisatawan-karimunjawa-dibatasi-100-orang-sepekan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[JHI]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Aug 2020 06:10:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Karimunjawa]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Jepara]]></category>
		<category><![CDATA[pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[wisata jepara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jeparahariini.com/?p=14792</guid>

					<description><![CDATA[JEPARA &#8211; Akhirnya masyarakat bisa kembali menikmati suguhan keindahan alam kepulauan Karimunjawa. Pasalnya, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah sudah menurunkan izin pembukaan wisata tersebut. Hal itu dikatakan oleh Kabid Destinasi Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jepara, Nur Zuhruf. Pihaknya mengungkapkan bahwa saat ini pembukaan kembali wisata Karimunjawa tinggal menunggu keputusan dari...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr" style="text-align: justify;"><a href="https://jeparahariini.com/sudah-dapat-izin…00-orang-sepekan/"><strong>JEPARA</strong></a> &#8211; Akhirnya masyarakat bisa kembali menikmati suguhan keindahan alam kepulauan Karimunjawa. Pasalnya, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah sudah menurunkan izin pembukaan wisata tersebut.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Hal itu dikatakan oleh Kabid Destinasi Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jepara, Nur Zuhruf. Pihaknya mengungkapkan bahwa saat ini pembukaan kembali wisata Karimunjawa tinggal menunggu keputusan dari Gubernur Jawa Tengah. Namun, nantinya pengunjung akan dibatasi sebanyak 100 orang dalam sepekan.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">”Masyarakatnya sudah siap. Tapi pengunjung dibatasi hanya 100 orang dulu,” jelas Zuhruf kepada <a href="http://Jeparahariini.com">Jeparahariini.com</a>, Jumat (28/8/2020).</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Bukan hanya itu, dipastikan untuk minggu-minggu awal ini perjalanan menuju Karimunjawa hanya dari Semarang saja. Pengunjung juga dipastikan tidak bisa berangkat dari daratan Jepara. Mengingat kondisi Covid-19 di Jepara masih belum berstatus hijau.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Pada 19 Agustus lalu, bupati Jepara sudah melayangkan surat rekomendasi pembukaan wisata Karimunjawa kepada Gubernur Jawa Tengah. Surat tersebut didasarkan pada Keputusan Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekonomi Nomor 164/KSDAE/KSA-3/8/2020 tanggal 6 Agustus Agustus 2020, tentang reaktivasi tahap II Kawasan Taman Nasional,  Taman Wisata Alam,  dan Suaka Margasatwa.</p>
<p dir="ltr"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-image-14796 alignleft" src="https://jeparahariini.com/wp-content/uploads/2020/08/Informasi-Berita-Wisata-Karimun-jawa-Jepara-Hari-Ini-300x200.jpg" alt="Informasi Berita Wisata Karimun jawa Jepara Hari Ini" width="797" height="531" srcset="https://jeparahariini.com/wp-content/uploads/2020/08/Informasi-Berita-Wisata-Karimun-jawa-Jepara-Hari-Ini-300x200.jpg 300w, https://jeparahariini.com/wp-content/uploads/2020/08/Informasi-Berita-Wisata-Karimun-jawa-Jepara-Hari-Ini-768x512.jpg 768w, https://jeparahariini.com/wp-content/uploads/2020/08/Informasi-Berita-Wisata-Karimun-jawa-Jepara-Hari-Ini.jpg 1000w" sizes="(max-width: 797px) 100vw, 797px" /></p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Adapun alasan pengajuan surat tersebut yakni bahwa Karimunjawa berada pada zona hijau Covid-19, akses ke Karimunjawa dengan transportasi yang terbatas dan satu pintu sehingga relatif lebih mudah memantau wisatawan yang masuk maupun keluar kawasan itu, wisatawan yang datang ke Karimunjawa bisa dibatasi melalui booking tiket kapal, dan sudah dilaksanakan simulasi dan penyusunan SOP oleh pelaku wisata maupun BTNKJ.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">”Sementara pemberangkatan dari Semarang dulu, itupun kalau gubernur sudah mengizinkan. Kalau yang dari daratan Jepara memang belum bisa pemberangkatannya,” ujar dia. (JHI-FQ)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jeparahariini.com/sudah-dapat-izin-wisatawan-karimunjawa-dibatasi-100-orang-sepekan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Masyarakat Karimunjawa Sudah Siap Buka Pariwisata Kembali</title>
		<link>https://jeparahariini.com/masyarakat-karimunjawa-sudah-siap-buka-pariwisata-kembali/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=masyarakat-karimunjawa-sudah-siap-buka-pariwisata-kembali</link>
					<comments>https://jeparahariini.com/masyarakat-karimunjawa-sudah-siap-buka-pariwisata-kembali/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[JHI]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Aug 2020 06:00:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Karimunjawa]]></category>
		<category><![CDATA[Jepara]]></category>
		<category><![CDATA[pariwisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jeparahariini.com/?p=14789</guid>

					<description><![CDATA[KARIMUNJAWA &#8211; Pemerintah memunculkan wacana untuk membuka kembali objek wisata Karimunjawa. Untuk itu, masyarakat setempat sudah mempersiapkan sejumlah hal supaya tidak menimbulkan klaster baru Covid 19. Camat Karimunjawa Nor Soleh, mengungkapkan pihak pemerintah memang berencana untuk membuka kembali objek wisata di Karimun Jawa. Bahkan, pemerintah pusat sudah menyurvei dan memberi lampu hijau pembukaan wisata di...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr" style="text-align: justify;"><strong>KARIMUNJAWA </strong>&#8211; Pemerintah memunculkan wacana untuk membuka kembali objek wisata Karimunjawa. Untuk itu, masyarakat setempat sudah mempersiapkan sejumlah hal supaya tidak menimbulkan klaster baru Covid 19.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Camat Karimunjawa Nor Soleh, mengungkapkan pihak pemerintah memang berencana untuk membuka kembali objek wisata di Karimun Jawa. Bahkan, pemerintah pusat sudah menyurvei dan memberi lampu hijau pembukaan wisata di sana.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">”Beberapa waktu lalu pihak Taman Nasional dari pusat sudah menyurvei. Dan sudah dapat izin untuk buka,” kata Soleh kepada,  <a href="http://Jeparahariini.com">Jeparahariini.com</a>, Jumat (28/8/2020).</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Namun, kata dia, pihaknya masih menunggu keputusan dari gubernur Jawa Tengah terkait pembukaan wisata tersebut. Sementara itu, bupati Jepara juga sudah menyurati gubernur Jawa Tengah terkait hal itu.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Soleh menambahkan, pembukaan kawasan wisata Karimunjawa merupakan permohonan dari pelaku wisata dan masyarakat setempat. Sebab, sejak bulan Maret lalu, mereka tidak bisa memperoleh penghasilan dari sektor pariwisata. Sebab, pemerintah memang menutup semua akses masuk pulau tersebut.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Selama masa pandemi, untuk tetap bisa memenuhi kebutuhan pokok, masyarakat terpaksa kembali menjalani profesi lama. Yaitu sebagai nelayan. Sebab, kata Soleh, hampir tidak ada jalan lain untuk tetap hidup selain kembali melaut.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Untuk mendukung visi pemerintah dalam memutus peredaran Covid-19, pihaknya bersama warga setempat dan pelaku wisata sudah menyiapkan segala kebutuhan protokol kesehatan. Seperti menyiapkan tempat cuci tangan dan penyiapan hand sanitizer di titik-titik tertentu tempat wisata.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">”Alhamdulillah kami sudah mempersiapkan Standar Operasional Prosedur (SOP). Sudah dilihat phak taman nasional juga. Kami tinggal menunggu gubernur saja,” imbuh Soleh. (JHI-FQ)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jeparahariini.com/masyarakat-karimunjawa-sudah-siap-buka-pariwisata-kembali/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Resmikan PDU Sampah di Karimunjawa</title>
		<link>https://jeparahariini.com/pemerintah-resmikan-pdu-sampah-di-karimunjawa/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pemerintah-resmikan-pdu-sampah-di-karimunjawa</link>
					<comments>https://jeparahariini.com/pemerintah-resmikan-pdu-sampah-di-karimunjawa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[JHI]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Aug 2020 09:56:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Karimunjawa]]></category>
		<category><![CDATA[Dian Krisrtiandi]]></category>
		<category><![CDATA[ganjar pranowo]]></category>
		<category><![CDATA[Jepara]]></category>
		<category><![CDATA[Pdu sampah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jeparahariini.com/?p=14758</guid>

					<description><![CDATA[JEPARA &#8211; Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mendirikan Pusat Daur Ulang (PDU) sampah di Kepulauan Karimunjawa. Ini dilakukan untuk mengatasi persoalan sampah diwilayah terluar Kabupaten Jepara tersebut yang kian hari memprihatinkan. Dalam vidcon Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara bersama dengan Gubernur Jawa Tengah dan KLHK, Bupati Jepara Dian Kristiandi menandatangani prasasti pendirian PDU sampah untuk...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>JEPARA</strong> &#8211; Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mendirikan Pusat Daur Ulang (PDU) sampah di Kepulauan Karimunjawa. Ini dilakukan untuk mengatasi persoalan sampah diwilayah terluar Kabupaten Jepara tersebut yang kian hari memprihatinkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam vidcon Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara bersama dengan Gubernur Jawa Tengah dan KLHK, Bupati Jepara Dian Kristiandi menandatangani prasasti pendirian PDU sampah untuk wilayah Karimunjawa.</p>
<p style="text-align: justify;">Berdasarkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jepara, sumber sampah di Karimunjawa terbagi menjadi dua sumber utama, yaitu sampah domestik dan sampah aktivitas pariwisata dengan total timbunan sekitar 5,46 ton dalam sehari. Ini menjadi ancaman bagi kelestarian lingkungan alam di sana.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk itu, KLHK membangun PDU seluas 10 kali 13 meter. Yang terdiri dari ruang pengolahan sampah, ruang pengelola, komposting, gudang, dan kamar mandi. Bangunan ini dibangun di atas lahan milik pemerintah daerah seluas 300 meter persegi.</p>
<p style="text-align: justify;">Sementara itu, PDU sampah ini mampu mengolah sampah sekitar 10 ton. Dengan jenis sampah organik dan pengeprasan sampah plastik.</p>
<p style="text-align: justify;">Bupati Jepara Dian Kristiandi menjelaskan, PDU sebagai fasilitas di bagian hilir, digunakan untuk mengolah sampah yang terkumpul terpilah oleh masyarakat. Sampah tidak semuanya masuk landfill mengingat Karimunjawa merupakan kepulauan.</p>
<p style="text-align: justify;">Sampah yang terolah nantinya akan masuk dalam skema Program Desa Mandiri Sampah. Yang tidak hanya menyelesaikan permasalahan sampah, juga akan memberdayakan masyarakat dalam 5 aspek pengelolaan. Yaitu regulasi, kelembagaan, pembiayaan yang akuntabel dan kemandirian, teknis teknologis dan pemberdayaan masyarakat atau swasta.</p>
<p style="text-align: justify;">”Kami sangat berterima kasih sudah dibangunkan PDU sampah ini. Ini akan dioptimalkan oleh masyarakat setempat yang sebenarnya sudah lebih dulu mengelola sampah. Namun dengan pengelolaan yang sederhana,” kata Andi. (JHI-FQ)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jeparahariini.com/pemerintah-resmikan-pdu-sampah-di-karimunjawa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BMT Mitra Mu&#8217;amalah Beri Dukungan Penanganan Covid-19 di Karimunjawa</title>
		<link>https://jeparahariini.com/bmt-mitra-muamalah-beri-dukungan-penanganan-covid-19-di-karimunjawa/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=bmt-mitra-muamalah-beri-dukungan-penanganan-covid-19-di-karimunjawa</link>
					<comments>https://jeparahariini.com/bmt-mitra-muamalah-beri-dukungan-penanganan-covid-19-di-karimunjawa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin JHI]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Aug 2020 02:06:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Karimunjawa]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[BMT Mitra Muamalah]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jeparahariini.com/?p=14657</guid>

					<description><![CDATA[Karimunjawa&#8211; Sebagai bentuk dukungan dalam penanganan Covid-19 di Karimunjawa, KSPPS BMT Mitra Muamalah Senin kemarin (10/08) memberikan bantuan berupa APD kepada Puskesmas Karimunjawa dan Satgas Covid-19 di Desa Karimunjawa. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Camat Karimunjawa, Bapak Nur Sholeh, SE didampingi pengelola kepada Dr. Adie Fitria Favorendra, selaku Dokter Ahli di Puskesmas Karimunjawa. Bapak Camat,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="https://jeparahariini.com/bmt-mitra-muamal…19-di-karimujawa/"><strong>Karimunjawa</strong></a>&#8211; Sebagai bentuk dukungan dalam penanganan Covid-19 di Karimunjawa, KSPPS BMT Mitra Muamalah Senin kemarin (10/08) memberikan bantuan berupa APD kepada Puskesmas Karimunjawa dan Satgas Covid-19 di Desa Karimunjawa.</p>
<p style="text-align: justify;">Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Camat Karimunjawa, Bapak Nur Sholeh, SE didampingi pengelola kepada Dr. Adie Fitria Favorendra, selaku Dokter Ahli di Puskesmas Karimunjawa.</p>
<p style="text-align: justify;">Bapak Camat, Nur Sholeh, SE yang juga merupakan pengurus BMT Mitramu mengatakan, Bantuan APD untuk Puskesmas, semoga tidak banyak digunakan, &#8220;Ini adalah sebagai bentuk support dari MitraMu kepada masyarakat Karimunjawa” urainya.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain memberikan beberapa APD, BMT Mitramu juga memberikan beberapa bantuan lain kepada Satgas Covid-19 Desa Karimunjawa. bantuan tersebut diserahkan secara langsung kepada Petinggi Karimunjawa yang juga Ketua Satgas Covid-19 Desa Karimunjawa, Bapak H. Arif Rahman, SE.</p>
<p style="text-align: justify;">Tak hanya itu, pada kesempatan yang sama, BMT Mitramu jug memberikan 100 paket sembako kepada masyarakat Karimunjawa yang terdampak ekonomi akibat pandemi ini. Beberapa bantuan tersebut merupakan salah satu dari program penyaluran dana Baitul Maal Mitra Muamalah, terutama dalam penanganan Covid-19.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebelumnya BMT Mitramu juga memberikan bantuan ketahanan pangan berupa 2 Ton beras dan beberapa bantuan lainnya yang tersebar di seluruh Kabupaten Jepara dalam masa tanggap darurat ini.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jeparahariini.com/bmt-mitra-muamalah-beri-dukungan-penanganan-covid-19-di-karimunjawa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kapolda Jateng Siap Sampaikan ke Gubernur Terkait Buka Kembali Pariwisata Karimunjawa</title>
		<link>https://jeparahariini.com/kapolda-jateng-siap-sampaikan-ke-gubernur-terkait-buka-kembali-pariwisata-karimunjawa/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kapolda-jateng-siap-sampaikan-ke-gubernur-terkait-buka-kembali-pariwisata-karimunjawa</link>
					<comments>https://jeparahariini.com/kapolda-jateng-siap-sampaikan-ke-gubernur-terkait-buka-kembali-pariwisata-karimunjawa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[JHI]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Aug 2020 02:18:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Karimunjawa]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Jepara]]></category>
		<category><![CDATA[dian kristiandi]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolda Jateng]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jeparahariini.com/?p=14636</guid>

					<description><![CDATA[KARIMUNJAWA &#8211; Kapolda Jateng bersama forkopimda Kabupaten Jepara menggelar bakti sosial dan bakti kesehatan di Pelabuhan Legon Bajak, Kemujan, Karimunjawa, Jumat (7/8/2020). Dalam kunjungannya, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi beserta jajarannya didampingi oleh bupati Jepara Dian Kristiandi. Saat memberikan sambutan, Bupati Jepara Dian Kristiandi meminta kapolda untuk ikut mendorong gubernur Jateng Ganjar Pranowo agar...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>KARIMUNJAWA</strong> &#8211; Kapolda Jateng bersama forkopimda Kabupaten Jepara menggelar bakti sosial dan bakti kesehatan di Pelabuhan Legon Bajak, Kemujan, Karimunjawa, Jumat (7/8/2020).</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam kunjungannya, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi beserta jajarannya didampingi oleh bupati Jepara Dian Kristiandi.</p>
<p style="text-align: justify;">Saat memberikan sambutan, Bupati Jepara Dian Kristiandi meminta kapolda untuk ikut mendorong gubernur Jateng Ganjar Pranowo agar bisa kembali membuka akses pariwisata di Kepulauan Karimunjawa. Hal ini untuk menggeliatkan kembali roda perekonomian di wilayah terluar Kabupaten Jepara tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Pak Kapolda bisa melihat sendiri, warga Karimunjawa sudah memahami dan beradaptasi dengan kebiasaan baru yakni penerapan protokol kesehatan dalam berkegiatan dan berkehidupan. Sehingga nanti minta tolong disampaikan ke gubernur agar pariwisata di Karimunjawa bisa dibuka kembali,” ungkap Bupati Jepara Andi.</p>
<p style="text-align: justify;">Andi menjelaskan, kecamatan Karimunjawa merupakan satu-satunya dari 16 kecamatan di Kabupaten Jepara yang sampai saat ini masih mempertahankan zona hijau dalam penyebaran covid-19. “Tentu ini atas perjuangan yang luar biasa dari semua pihak di Karimunjawa, utamanya masyarakat sendiri. Kondisi ini harus terus dijaga,” kata Andi.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam kunjungannya ke Karimunjawa, bupati Andi mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada Kapolda dan jajarannya. “Kehadiran bapak-bapak semua, paling tidak memberikan gambaran jika warga Karimunjawa siap dengan kenormalan baru sehingga perekonomian warga bisa berjalan kembali,” terangnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Sementara itu Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi mengungkapkan jika pihaknya siap menyampaikan ke gubernur Jateng jika pariwisata di Karimunjawa siap untuk dibuka kembali. “Kami dan jajaran sudah mengunjungi sejumlah lokasi wisata di Jawa Tengah, dan saya rasa daerah kita (Jawa Tengah) sudah siap kembali menerima kunjungan wisata,” kata Kapolda.</p>
<p style="text-align: justify;">Kepada warga Karimunjawa, Kapolda berpesan meskipun sejauh ini masih menjadi zona hijau dalam penyebaran Covid-19, masyarakat harus tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. “Protokol kesehatan harus menjadi kebiasaan agar kita benar-benar siap menerima wisatawan,” jelas Luthfi.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam kesempatan tersebut, Kapolda juga memberikan bantuan 200 paket sembako, 2000 masker dan 50 liter hand sanitizer kepada warga Karimunjawa. Bantuan yang diberikan ini, kata Kapolda, harapannya bisa sedikit meringankan beban masyarakat.</p>
<p style="text-align: justify;">“Kehadiran kami juga untuk mendorong kegiatan masyarakat agar pulih kembali di masa pandemi ini. Karena kita tidak tahu pandemi ini kapan akan berakhir. Namun adaptasi kebiasaan baru harus dilakukan sehingga bisa membuka ekonomi kembali,” tandas Kapolda.</p>
<p style="text-align: justify;">Turut mendampingi Kapolda dalam kegiatan ini diantaranya Kepala BNN Jateng Brigjen Pol Benny Gunawan, Kepala Kelompok Staf Ahli (Kapok Sahli) Pangdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Rimbo Karyono, Walikota Tegal, Pejabat Utama (PJU) Polda Jawa Tengah, Kapolres Jepara AKBP Nugroho Tri Nuryanto, Komandan Kodim 0719/Jepara Letkol Arm Suharyanto dan sejumlah Kapolres di wilayah Jawa Tengah. Kedatangan rombongan Kapolda disambut tarian tradisional Atuongeng Awok dari Sanggar Sipakaengek. <strong><em>(JHI-FR)</em></strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jeparahariini.com/kapolda-jateng-siap-sampaikan-ke-gubernur-terkait-buka-kembali-pariwisata-karimunjawa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
