<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Peristiwa &#8226; Jepara Hari Ini</title>
	<atom:link href="https://jeparahariini.com/category/peristiwa/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jeparahariini.com/category/peristiwa/</link>
	<description>Kabar Berita Jepara Terkini</description>
	<lastBuildDate>Thu, 12 Feb 2026 02:51:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>

<image>
	<url>https://jeparahariini.com/wp-content/uploads/2017/09/cropped-jhi-favicon-1-32x32.png</url>
	<title>Peristiwa &#8226; Jepara Hari Ini</title>
	<link>https://jeparahariini.com/category/peristiwa/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tiga Tersangka Kasus Miras Oplosan Maut di Jepara Ditahan, Satu Pemasok Masuk DPO</title>
		<link>https://jeparahariini.com/tiga-tersangka-kasus-miras-oplosan-maut-di-jepara-ditahan-satu-pemasok-masuk-dpo/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=tiga-tersangka-kasus-miras-oplosan-maut-di-jepara-ditahan-satu-pemasok-masuk-dpo</link>
					<comments>https://jeparahariini.com/tiga-tersangka-kasus-miras-oplosan-maut-di-jepara-ditahan-satu-pemasok-masuk-dpo/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[JHI]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Feb 2026 02:49:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Jepara]]></category>
		<category><![CDATA[Miras]]></category>
		<category><![CDATA[Oplosan]]></category>
		<category><![CDATA[pakis aji]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Jepara]]></category>
		<category><![CDATA[suwawal]]></category>
		<category><![CDATA[Tersangka Miras Oplosan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jeparahariini.com/?p=17461</guid>

					<description><![CDATA[JEPARA — Kepolisian Resor Jepara menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus peredaran minuman keras oplosan yang menewaskan enam warga di Desa Suwawal Timur, Kecamatan Pakis Aji, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Kapolres Jepara AKBP Hadi Kristanto menyebutkan, ketiga tersangka berinisial MR alias Pongi (49), S alias Kancil (31), dan ESW (33). Mereka diduga terlibat dalam...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="text-base my-auto mx-auto [--thread-content-margin:--spacing(4)] @w-sm/main:[--thread-content-margin:--spacing(6)] @w-lg/main:[--thread-content-margin:--spacing(16)] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn" tabindex="-1">
<div class="flex max-w-full flex-col grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" data-message-author-role="assistant" data-message-id="2d27d946-72dc-4d79-97a0-f60388473ecf" data-message-model-slug="gpt-5-2">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[1px]">
<div class="markdown prose dark:prose-invert w-full wrap-break-word light markdown-new-styling">
<p style="text-align: justify;" data-start="116" data-end="334"><a href="http://www.jeparahariini.com"><strong>JEPARA</strong> </a>— Kepolisian Resor Jepara menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus peredaran minuman keras oplosan yang menewaskan enam warga di Desa Suwawal Timur, Kecamatan Pakis Aji, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="336" data-end="572">Kapolres Jepara AKBP Hadi Kristanto menyebutkan, ketiga tersangka berinisial MR alias Pongi (49), S alias Kancil (31), dan ESW (33). Mereka diduga terlibat dalam peracikan sekaligus penjualan minuman beralkohol ilegal kepada masyarakat.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="574" data-end="765">“MR alias Pongi merupakan warga Suwawal Timur, sedangkan S alias Kancil berasal dari Desa Mambak dan ESW dari Desa Slagi,” ujar Hadi saat konferensi pers di Mapolres Jepara, Rabu (11/2/2026).</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="767" data-end="973">Polisi juga memburu seorang terduga pemasok alkohol berinisial HN yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). HN diduga menyediakan bahan utama yang digunakan dalam pembuatan miras oplosan tersebut.</p>
<h2 style="text-align: justify;" data-start="975" data-end="1021">Diduga Racik dan Edarkan Alkohol Oplosan</h2>
<p style="text-align: justify;" data-start="1023" data-end="1255">Dari hasil penyelidikan, kasus ini bermula pada Jumat (6/2/2026) ketika sejumlah korban memesan dua jerigen alkohol. Bahan tersebut kemudian diracik menjadi minuman oplosan oleh tersangka MR bersama rekannya sebelum akhirnya dijual.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="1257" data-end="1418">Setelah mengonsumsi minuman itu, para korban mengalami gejala berbahaya seperti pusing, mual, muntah, sesak napas, dada terasa panas, hingga tidak sadarkan diri.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="1420" data-end="1595">Dalam kurun waktu dua hari, kondisi korban semakin memburuk hingga pada Minggu (8/2) dan Senin (9/2) mereka harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="1597" data-end="1697">“Total ada enam korban meninggal dunia, sementara dua lainnya masih menjalani perawatan,” kata Hadi.</p>
<p data-start="1597" data-end="1697">[irp posts=&#8221;17458&#8243; ]</p>
<h2 style="text-align: justify;" data-start="1699" data-end="1726">Enam Korban Meninggal</h2>
<p style="text-align: justify;" data-start="1728" data-end="1894">Korban meninggal dunia masing-masing bernama Muhammad Arik Zulkarnain (33), Fatekur Rohman (38), Sholeh (51), Nur Amin (58), Sulhadi (53), dan Eko Sri Wijayanto (33).</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="1896" data-end="2019">Adapun dua korban selamat, Samiun (52) dan Ardhianyasy Yusuf Yusona (31), hingga kini masih dirawat di RSUD Kartini Jepara.</p>
<h2 style="text-align: justify;" data-start="2021" data-end="2051">Polisi Sita Alat Peracik</h2>
<p style="text-align: justify;" data-start="2053" data-end="2399">Dalam penanganan perkara ini, aparat turut mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan proses pembuatan miras oplosan. Di antaranya dua jerigen warna putih, beberapa galon air, 11 botol air mineral, alat penyaring, corong, pompa air, teko takaran, ember, 13 gelas, susu kemasan, minuman penambah stamina, serta bahan campuran lainnya.</p>
<h3 style="text-align: justify;" data-start="2401" data-end="2432">Terancam 15 Tahun Penjara</h3>
<p style="text-align: justify;" data-start="2434" data-end="2650">Para tersangka dijerat dengan Pasal 342 dan/atau Pasal 424 KUHP, Pasal 435 Undang-Undang Nomor 17 tentang Kesehatan, serta Pasal 62 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen juncto Pasal 20 KUHP.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="2652" data-end="2774" data-is-last-node="" data-is-only-node="">Atas perbuatannya, para pelaku terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara serta denda sesuai ketentuan hukum yang berlaku.</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
<div class="z-0 flex min-h-[46px] justify-start" style="text-align: justify;"></div>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jeparahariini.com/tiga-tersangka-kasus-miras-oplosan-maut-di-jepara-ditahan-satu-pemasok-masuk-dpo/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Korban Meninggal Pesta Miras di Jepara Bertambah Jadi Enam Orang, Polisi Masih Selidiki Kasus</title>
		<link>https://jeparahariini.com/korban-meninggal-pesta-miras-di-jepara-bertambah-jadi-enam-orang-polisi-masih-selidiki-kasus/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=korban-meninggal-pesta-miras-di-jepara-bertambah-jadi-enam-orang-polisi-masih-selidiki-kasus</link>
					<comments>https://jeparahariini.com/korban-meninggal-pesta-miras-di-jepara-bertambah-jadi-enam-orang-polisi-masih-selidiki-kasus/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[JHI]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Feb 2026 02:38:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Jepara]]></category>
		<category><![CDATA[pakis aji]]></category>
		<category><![CDATA[Pesta Miras]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Jepara]]></category>
		<category><![CDATA[suwawal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jeparahariini.com/?p=17458</guid>

					<description><![CDATA[JEPARA — Jumlah korban meninggal dunia akibat pesta minuman keras (miras) di Desa Suwawal Timur, Kecamatan Pakis Aji, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, kembali bertambah. Hingga Rabu (11/2/2026) pagi, total korban tewas tercatat enam orang, sementara dua korban lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit. “Yang meninggal dunia enam orang, dua dirawat,” kata Kasi Humas Polres...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;" data-start="98" data-end="410"><a href="https://jeparahariini.com/"><strong data-start="98" data-end="108">JEPARA</strong> </a>— Jumlah korban meninggal dunia akibat pesta minuman keras (miras) di Desa Suwawal Timur, Kecamatan Pakis Aji, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, kembali bertambah. Hingga Rabu (11/2/2026) pagi, total korban tewas tercatat enam orang, sementara dua korban lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="412" data-end="538">“Yang meninggal dunia enam orang, dua dirawat,” kata Kasi Humas Polres Jepara, AKP Dwi Prayitna, saat dikonfirmasi, Rabu pagi.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="540" data-end="750">Menurut Dwi, korban meninggal bertambah satu orang dibandingkan laporan sebelumnya yang mencatat lima korban jiwa. Seluruh korban diduga mengonsumsi minuman keras saat pesta yang berlangsung beberapa hari lalu.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="752" data-end="819">“Kasus masih dalam penyelidikan Satreskrim Polres Jepara,” ujarnya.</p>
<h2 style="text-align: justify;" data-start="821" data-end="853">Bermula dari Pesta di Warung</h2>
<p style="text-align: justify;" data-start="855" data-end="1102">Peristiwa tersebut diketahui bermula dari pesta miras yang digelar di sebuah warung di Desa Suwawal Timur pada akhir pekan lalu. Para korban diduga menenggak minuman keras pada Sabtu malam sebelum akhirnya mengalami kondisi serius secara bertahap.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="1104" data-end="1290">Sebelumnya, pada Selasa (10/2/2026), polisi melaporkan lima orang meninggal dunia dan satu korban dirawat di rumah sakit. Namun, perkembangan terbaru menunjukkan jumlah korban bertambah.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="1292" data-end="1437">“Hari ini petugas Satreskrim Polres Jepara melakukan penyelidikan dugaan kasus meninggal dunia di Kecamatan Pakis Aji,” kata Dwi kepada wartawan.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="1439" data-end="1508">Meski demikian, pihak kepolisian belum merinci identitas para korban.</p>
<h2 style="text-align: justify;" data-start="1510" data-end="1537">Polisi Lakukan Olah TKP</h2>
<p style="text-align: justify;" data-start="1539" data-end="1798">Guna mengungkap penyebab pasti kejadian tersebut, aparat kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Langkah itu dilakukan untuk mengumpulkan alat bukti sekaligus menggali informasi terkait kronologi pesta miras yang berujung maut tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="1800" data-end="1930">Polisi juga masih menelusuri asal-usul minuman keras yang dikonsumsi para korban, termasuk kemungkinan adanya kandungan berbahaya.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="1932" data-end="2046">Sejumlah tim telah diterjunkan ke lapangan untuk mengumpulkan keterangan saksi dan memperkuat proses penyelidikan.</p>
<h3 style="text-align: justify;" data-start="2048" data-end="2088">Korban Berasal dari Sejumlah Wilayah</h3>
<p style="text-align: justify;" data-start="2090" data-end="2384">Berdasarkan informasi sebelumnya, para korban berasal dari beberapa desa di wilayah Jepara, di antaranya Desa Bulungan, Suwawal Timur, serta Desa Demeling di Kecamatan Mlonggo. Para korban dilaporkan meninggal pada waktu dan lokasi berbeda dalam rentang beberapa hari setelah pesta berlangsung.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jeparahariini.com/korban-meninggal-pesta-miras-di-jepara-bertambah-jadi-enam-orang-polisi-masih-selidiki-kasus/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemuda Mabuk di Pantai Bandengan Diamankan Tim Patroli Siraju Polres Jepara</title>
		<link>https://jeparahariini.com/pemuda-mabuk-di-pantai-bandengan-diamankan-tim-patroli-siraju-polres-jepara/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pemuda-mabuk-di-pantai-bandengan-diamankan-tim-patroli-siraju-polres-jepara</link>
					<comments>https://jeparahariini.com/pemuda-mabuk-di-pantai-bandengan-diamankan-tim-patroli-siraju-polres-jepara/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[JHI]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 May 2024 05:34:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Bandengan]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Jepara]]></category>
		<category><![CDATA[Siraju]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jeparahariini.com/?p=17035</guid>

					<description><![CDATA[Jepara – Tim Patroli Presisi Siraju Polres Jepara berhasil mengamankan segerombolan pemuda yang sedang pesta minuman keras di kawasan Pantai Bandengan Jepara pada Minggu (26/5/2024) dini hari. Penindakan tersebut dilakukan dalam patroli rutin operasi KRYD (Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan) menjelang Pilkada 2024 dengan tujuan mewujudkan Kabupaten Jepara yang bebas dari penyakit masyarakat (Pekat). Selain minuman...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="https://jeparahariini.com/" target="_blank" rel="noopener"><strong>Jepara</strong> </a>– Tim Patroli Presisi Siraju Polres Jepara berhasil mengamankan segerombolan pemuda yang sedang pesta minuman keras di kawasan Pantai Bandengan Jepara pada Minggu (26/5/2024) dini hari.</p>
<p style="text-align: justify;">Penindakan tersebut dilakukan dalam patroli rutin operasi KRYD (Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan) menjelang Pilkada 2024 dengan tujuan mewujudkan Kabupaten Jepara yang bebas dari penyakit masyarakat (Pekat). Selain minuman keras, dalam operasi ini polisi juga melakukan razia terhadap narkoba, senjata tajam, judi, dan prostitusi jalanan.</p>
<p style="text-align: justify;">Kasubsipenmas Sihumas Polres Jepara Ipda Puji Sri Utami, mewakili Kapolres Jepara AKBP Wahyu Nugroho Setyawan, menyatakan bahwa para pemuda yang ditangkap tersebut kemudian diamankan dan diberi pembinaan.</p>
<p style="text-align: justify;">“Untuk memberi efek jera, kami amankan dan lakukan pembinaan,” ujarnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Ipda Puji menjelaskan bahwa penangkapan keenam pemuda tersebut berawal dari laporan warga melalui WhatsApp Siraju di nomor 08112894040 dan panggilan telepon darurat Call Center 110 Polri yang melaporkan adanya segerombolan pemuda yang pesta miras di kawasan Pantai Bandengan.</p>
<p>[irp posts=&#8221;16965&#8243; ]</p>
<h2>Laporan Masyarakat ke Polres Jepara</h2>
<p style="text-align: justify;">“Penangkapan pelaku berawal dari laporan warga melalui WhatsApp Siraju di nomor 08112894040 dan panggilan telepon darurat Call Center 110 Polri, bahwa ada segerombolan pemuda yang sedang pesta miras di kawasan Pantai Bandengan,&#8221; jelasnya.</p>
<p style="text-align: justify;">“Tim Patroli Siraju langsung menuju ke lokasi dan benar, di lokasi tersebut ditemukan segerombolan anak muda yang sedang pesta miras,” lanjut Ipda Puji.</p>
<p style="text-align: justify;">Tim Patroli Siraju kemudian melakukan pengecekan dan penggeledahan di lokasi tersebut dan menemukan barang bukti miras jenis ciu ukuran 600 ml.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut pengakuan keenam pelaku, mereka membeli miras tersebut di wilayah Kecamatan Jepara Kota dan kemudian mengonsumsinya di kawasan Pantai Bandengan.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah diamankan, para pemuda tersebut didata dan diperintahkan membuat surat pernyataan. Mereka juga diberi pembinaan tentang bahaya dan dampak negatif mengonsumsi miras.</p>
<p>[irp posts=&#8221;13566&#8243; ]</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Karena tidak jarang terjadinya tindak kejahatan dan perbuatan pidana dipicu oleh mengonsumsi miras di tempat umum,&#8221; ucapnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Ipda Puji juga mengimbau para orang tua untuk selalu mengawasi dengan ketat pergaulan anak-anak yang keluar rumah lebih dari pukul 21.00 WIB.</p>
<p style="text-align: justify;">“Semua itu untuk mengantisipasi maraknya kenakalan remaja termasuk aksi tawuran, pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, hingga balap liar yang meresahkan,” harapnya.</p>
<p><strong>Jangan lupa ikuti <em>update </em>berita lainnya dan <em>follow </em><a href="https://news.google.com/publications/CAAiENHVO_oLkpqVbiLxoFIkRkYqFAgKIhDR1Tv6C5KalW4i8aBSJEZG?hl=id&amp;gl=ID&amp;ceid=ID:id">akun Google News Jeparahariini.com</a></strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jeparahariini.com/pemuda-mabuk-di-pantai-bandengan-diamankan-tim-patroli-siraju-polres-jepara/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Patroli Malam Polisi Menemukan Pasangan Kekasih di Balik Semak – Semak Yang Gelap</title>
		<link>https://jeparahariini.com/patroli-malam-polisi-menemukan-pasangan-kekasih-di-balik-semak-semak-yang-gelap/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=patroli-malam-polisi-menemukan-pasangan-kekasih-di-balik-semak-semak-yang-gelap</link>
					<comments>https://jeparahariini.com/patroli-malam-polisi-menemukan-pasangan-kekasih-di-balik-semak-semak-yang-gelap/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[JHI]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Feb 2024 07:44:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Jepara]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Jepara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jeparahariini.com/?p=16990</guid>

					<description><![CDATA[JEPARA &#8211; Bagi sebagian muda-mudi, pacaran di tempat gelap seringkali dianggap sebagai momen yang menyenangkan. Namun, hal ini juga dapat berpotensi memicu situasi yang tidak diinginkan. Tim Patroli Presisi Siraju Polres Jepara mengalami situasi mengejutkan ketika melakukan patroli kamtibmas di kawasan Pantai Bandengan, Jepara, pada Minggu (25/2/2024) pukul 00.30 WIB. Mereka menemukan seorang pasangan tengah duduk...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="https://jeparahariini.com/" target="_blank" rel="noopener"><strong>JEPARA</strong></a> &#8211; Bagi sebagian muda-mudi, pacaran di tempat gelap seringkali dianggap sebagai momen yang menyenangkan. Namun, hal ini juga dapat berpotensi memicu situasi yang tidak diinginkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Tim Patroli Presisi Siraju Polres Jepara mengalami situasi mengejutkan ketika melakukan patroli kamtibmas di kawasan Pantai Bandengan, Jepara, pada Minggu (25/2/2024) pukul 00.30 WIB. Mereka menemukan seorang pasangan tengah duduk di atas motor di balik semak-semak yang gelap.</p>
<p style="text-align: justify;">Pimpinan Tim Patroli Presisi Siraju, Ipda Badar Amri Yahya, langsung mendekati kedua remaja tersebut untuk dimintai keterangan. Awalnya, mereka mengaku sebagai teman.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Ini temanku, Pak,&#8221; kata pria tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun setelah beberapa pertanyaan, ternyata pasangan tersebut adalah sepasang kekasih yang berasal dari Kecamatan Bangsri.</p>
<p style="text-align: justify;">Pria remaja itu kemudian membela diri dengan mengatakan bahwa mereka hanya berhenti di balik semak-semak untuk nongkrong dan mengobrol.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Enggak, Pak, saya enggak ngapa-ngapain, cuma nongkrong dan ngobrol,&#8221; kata pria tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun, pengakuan pria tersebut berbeda dengan pengakuan wanita yang mengaku telah melakukan perbuatan yang mengarah ke tindakan asusila.</p>
<p style="text-align: justify;">Selanjutnya, petugas memeriksa kartu identitas mereka dan memberikan arahan serta teguran agar tidak berada di tempat gelap, terutama pada larut malam.</p>
<p style="text-align: justify;">“Lebih baik kalian segera pulang ke rumah masing-masing dan kami sarankan untuk tidak melakukan perbuatan serupa,” kata Ipda Badar.</p>
<p>[irp posts=&#8221;16965&#8243; ]</p>
<p style="text-align: justify;">Di samping itu, Ipda Badar Amri Yahya juga mengimbau kepada para orang tua, khususnya yang memiliki anak remaja putri, untuk mengontrol dan mengawasi anak-anak mereka agar tidak keluar rumah hingga larut malam tanpa tujuan yang jelas.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Dengan adanya temuan pasangan remaja di tempat sepi ini, kami mengimbau para orang tua, khususnya yang memiliki anak remaja putri, untuk mengontrol dan mengawasi anak-anak mereka agar tidak keluar rumah hingga larut malam tanpa tujuan yang jelas. Dikhawatirkan anak-anak akan terlibat dalam pergaulan bebas hingga melakukan seks bebas dan pada akhirnya hamil diluar nikah,&#8221; tambahnya.</p>
<h2 style="text-align: justify;"><strong>Patroli Siraju Polres Jepara Ciptakan Kamtibmas</strong></h2>
<p style="text-align: justify;">Kapolres Jepara AKBP Wahyu Nugroho Setyawan melalui Kasubsipenmas Sihumas Polres Jepara, Ipda Puji Sri Utami, mengatakan bahwa kegiatan patroli yang dilakukan oleh Tim Patroli Presisi Siraju tersebut bertujuan untuk menciptakan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Jepara.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Selain itu, dengan adanya pembentukan Tim Patroli Presisi Siraju ini, kami ingin memberikan layanan yang cepat dan berbasis online kepada masyarakat,&#8221; ucapnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Melalui layanan tersebut, lanjut Ipda Puji, masyarakat dapat langsung melaporkan keluhan terkait ketertiban dan keamanan masyarakat atau mendapatkan informasi terkait kepolisian dengan cara menghubungi melalui pesan Chatbot Siraju pada aplikasi WhatsApp di nomor 08112894040 atau Call Center Polri 110 yang aktif 24 jam.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Masyarakat hanya perlu mengirim pesan atau WhatsApp ke Chatbot Siraju menggunakan gawai, atau menelepon ke nomor Call Center Polri 110 untuk terhubung langsung ke layanan kepolisian. Laporan tersebut akan diteruskan ke wilayah kepolisian masing-masing sesuai dengan lokasi yang dilaporkan,&#8221; terangnya.</p>
<p>[irp posts=&#8221;16897&#8243; ]</p>
<p style="text-align: justify;">Tim Patroli Presisi Siraju telah dikukuhkan dan diresmikan di Lapangan Apel Mapolres Jepara oleh Kapolres Jepara AKBP Wahyu Nugroho Setyawan pada Senin (9/10/2023) lalu. Tim ini dibentuk untuk menindaklanjuti perintah Kapolri terkait dengan pembentukan layanan yang cepat dan berbasis online kepada masyarakat.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan adanya tim patroli ini, diharapkan masyarakat dapat lebih cepat dan mudah dalam melaporkan keluhan atau mendapatkan informasi terkait dengan kepolisian, sehingga kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat dapat lebih terjaga.</p>
<p><strong>Jangan lupa ikuti <em>update </em>berita lainnya dan <em>follow </em><a href="https://news.google.com/publications/CAAiENHVO_oLkpqVbiLxoFIkRkYqFAgKIhDR1Tv6C5KalW4i8aBSJEZG?hl=id&amp;gl=ID&amp;ceid=ID:id">akun Google News Jeparahariini.com</a></strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jeparahariini.com/patroli-malam-polisi-menemukan-pasangan-kekasih-di-balik-semak-semak-yang-gelap/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perampokan di Jepara, Uang Gadai Mobil Rp 46 Juta Raib Dibawa Pelaku</title>
		<link>https://jeparahariini.com/perampokan-di-jepara-uang-gadai-mobil-rp-46-juta-raib-dibawa-pelaku/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=perampokan-di-jepara-uang-gadai-mobil-rp-46-juta-raib-dibawa-pelaku</link>
					<comments>https://jeparahariini.com/perampokan-di-jepara-uang-gadai-mobil-rp-46-juta-raib-dibawa-pelaku/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[JHI]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Sep 2023 07:26:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Jepara]]></category>
		<category><![CDATA[Perampok]]></category>
		<category><![CDATA[Perampokan di Jepara]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Jepara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jeparahariini.com/?p=16897</guid>

					<description><![CDATA[JEPARA &#8211; Seorang pria di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah menjadi korban perampokan pada Rabu (13/9) malam. Korban, Rico Ardiyanto (31), warga Kedung Cino Kecamatan Jepara, kehilangan uang gadai mobilnya senilai Rp 46 juta. Kapolres Jepara AKBP Wahyu Nugroho Setyawan mengatakan, kejadian perampokan itu terjadi di sepanjang jalan sebelah sirkuit Rakasima Buper Pakis Aji tepatnya Desa...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;" data-sourcepos="3:1-3:211"><a href="https://jeparahariini.com/" target="_blank" rel="noopener"><strong>JEPARA</strong></a> &#8211; Seorang pria di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah menjadi korban perampokan pada Rabu (13/9) malam. Korban, Rico Ardiyanto (31), warga Kedung Cino Kecamatan Jepara, kehilangan uang gadai mobilnya senilai Rp 46 juta.</p>
<p style="text-align: justify;" data-sourcepos="5:1-5:191">Kapolres Jepara AKBP Wahyu Nugroho Setyawan mengatakan, kejadian perampokan itu terjadi di sepanjang jalan sebelah sirkuit Rakasima Buper Pakis Aji tepatnya Desa Suwawal Kecamatan Pakis Aji.</p>
<p style="text-align: justify;" data-sourcepos="7:1-7:167">Wahyu menjelaskan, korban saat itu akan mengambil gadaian mobilnya yang digadaikan saudaranya di Desa Suwawal Barat Kecamatan Mlonggo. Korban mengendarai sepeda motor.</p>
<p style="text-align: justify;" data-sourcepos="9:1-9:171">Saat melintas di jalan tersebut, korban merasa ada sesuatu sejenis benang layang-layang yang mengganggu perjalanan. Korban berhenti sejenak untuk membuang benang tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;" data-sourcepos="11:1-11:179">Setelah itu, tiga pelaku dengan mengendarai sepeda motor menghampiri korban. Perampok itu lalu mengalungkan sebilah sabit di leher korban dan menanyakan korban memiliki barang berharga apa.</p>
<p>[irp posts=&#8221;9929&#8243; ]</p>
<p style="text-align: justify;" data-sourcepos="13:1-13:274">&#8220;Pelaku mengalungkan sebilah sabit ke korban sambil menanyakan &#8216;punyamu apa&#8217;. Pelaku sempat menyabetkan sabitnya ke jok motor, karena korban merasa ketakutan dan terancam jiwanya akhirnya korban memberikan uang Rp 46 juta yang sebelumnya ditaruh di jok motor,&#8221; ungkap Wahyu, Kamis 19 September 2023.</p>
<p style="text-align: justify;" data-sourcepos="15:1-15:151">Beruntung korban tidak disabet dengan senjata tajam. Pelaku setelah mengambil uang langsung melarikan diri. Polisi tengah memburu para pelaku tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;" data-sourcepos="17:1-17:89">&#8220;Pelaku setelah berhasil mengambil yang korban langsung meninggalkan korban,&#8221; terang dia.</p>
<p style="text-align: justify;" data-sourcepos="19:1-19:173">Kejadian dugaan perampokan itu sebelumnya ramai di media sosial. Pada pesan disertai video itu dinarasikan ada korban perampokan berupa uang senilai Rp 46 juta di Pakis Aji.</p>
<p style="text-align: justify;" data-sourcepos="21:1-21:177">Pada pesan disertai video itu juga ada video yang memperlihatkan warga berdatangan ke lokasi kejadian. Warga meminta korban untuk sabar karena terpenting nyawanya terselamatkan.</p>
<p data-sourcepos="21:1-21:177"><strong>Jangan lupa ikuti <em>update </em>berita lainnya dan <em>follow </em><a href="https://news.google.com/publications/CAAiENHVO_oLkpqVbiLxoFIkRkYqFAgKIhDR1Tv6C5KalW4i8aBSJEZG?hl=id&amp;gl=ID&amp;ceid=ID:id">akun Google News Jeparahariini.com</a></strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jeparahariini.com/perampokan-di-jepara-uang-gadai-mobil-rp-46-juta-raib-dibawa-pelaku/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gempa Berkekuatan Magnitudo 5,3 Guncang Jepara, Jawa Tengah</title>
		<link>https://jeparahariini.com/gempa-berkekuatan-magnitudo-53-guncang-jepara-jawa-tengah/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=gempa-berkekuatan-magnitudo-53-guncang-jepara-jawa-tengah</link>
					<comments>https://jeparahariini.com/gempa-berkekuatan-magnitudo-53-guncang-jepara-jawa-tengah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[JHI]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Sep 2023 08:43:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Bmkg]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa Jepara]]></category>
		<category><![CDATA[jepara hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Tidak Berpotensi Tsunami]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jeparahariini.com/?p=16893</guid>

					<description><![CDATA[JEPARA &#8211;  Gempa bermagnitudo 5,3 mengguncang Jepara, Jawa Tengah, pada hari Rabu, 13 September 2023, tepat pukul 12.34 WIB. Informasi gempa tersebut diinformasikan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). BMKG menyampaikan bahwa gempa ini tidak memiliki potensi untuk menyebabkan tsunami. Menurut BMKG, pusat gempa berada di sekitar 97 kilometer Barat Laut dari Jepara, Jawa Tengah,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><a href="https://jeparahariini.com/" target="_blank" rel="noopener">JEPARA</a> &#8211;</strong>  Gempa bermagnitudo 5,3 mengguncang Jepara, Jawa Tengah, pada hari Rabu, 13 September 2023, tepat pukul 12.34 WIB. Informasi gempa tersebut diinformasikan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). BMKG menyampaikan bahwa gempa ini tidak memiliki potensi untuk menyebabkan tsunami.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut BMKG, pusat gempa berada di sekitar 97 kilometer Barat Laut dari Jepara, Jawa Tengah, dengan koordinat 5,98 Lintang Selatan dan 110,03 Bujur Timur.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam keterangan resmi yang dikeluarkan oleh BMKG, mereka mencatat bahwa gempa tersebut memiliki magnitudo sebesar 5,3 dan terjadi pada kedalaman 680 kilometer. Kejadian ini tercatat pada tanggal 13 September 2023, pukul 12:34:31 WIB, dengan koordinat 5,98 LS &#8211; 110,03 BT (97 kilometer Barat Laut Jepara, Jawa Tengah). Selain itu, BMKG juga menekankan bahwa gempa ini tidak memiliki potensi untuk menimbulkan gelombang tsunami.</p>
<p>[irp posts=&#8221;16681&#8243; ]</p>
<p style="text-align: justify;">Namun, BMKG juga memberikan peringatan bahwa informasi yang mereka sampaikan ini lebih mengutamakan kecepatan daripada stabilitas data. Oleh karena itu, dampak dari gempa ini belum dapat dipastikan dengan pasti karena masih diperlukan kelengkapan data yang lebih akurat.</p>
<p style="text-align: justify;">Disclaimer: Informasi ini disampaikan dengan cepat oleh BMKG dan dapat mengalami perubahan seiring dengan peningkatan kelengkapan data.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Jangan lupa ikuti <em>update </em>berita lainnya dan <em>follow </em><a href="https://news.google.com/publications/CAAiENHVO_oLkpqVbiLxoFIkRkYqFAgKIhDR1Tv6C5KalW4i8aBSJEZG?hl=id&amp;gl=ID&amp;ceid=ID:id">akun Google News Jeparahariini.com</a></strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jeparahariini.com/gempa-berkekuatan-magnitudo-53-guncang-jepara-jawa-tengah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Peserta Demonstrasi Meninggal di Depan Kantor Setda Jepara</title>
		<link>https://jeparahariini.com/peserta-demonstrasi-meninggal-di-depan-kantor-setda-jepara/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=peserta-demonstrasi-meninggal-di-depan-kantor-setda-jepara</link>
					<comments>https://jeparahariini.com/peserta-demonstrasi-meninggal-di-depan-kantor-setda-jepara/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[JHI]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Aug 2023 08:54:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Demo Jepara]]></category>
		<category><![CDATA[Demontrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Jepara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jeparahariini.com/?p=16855</guid>

					<description><![CDATA[JEPARA &#8211; Seorang peserta demonstrasi yang berlangsung di depan kantor Setda Jepara meninggal dunia. Kejadian ini terjadi saat peserta tersebut sedang istirahat setelah seorang orator dari kelompok demonstran menyampaikan tuntutan mereka, dan beberapa perwakilan massa aksi tengah melakukan audensi dengan Penjabat (Pj) Bupati Jepara serta Sekretaris Daerah (Sekda) Jepara,  Rabu 30 Agustus 2023. Informasi mengenai...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="https://jeparahariini.com/" target="_blank" rel="noopener"><strong>JEPARA</strong></a> &#8211; Seorang peserta demonstrasi yang berlangsung di depan kantor Setda Jepara meninggal dunia. Kejadian ini terjadi saat peserta tersebut sedang istirahat setelah seorang orator dari kelompok demonstran menyampaikan tuntutan mereka, dan beberapa perwakilan massa aksi tengah melakukan audensi dengan Penjabat (Pj) Bupati Jepara serta Sekretaris Daerah (Sekda) Jepara,  Rabu 30 Agustus 2023.</p>
<p style="text-align: justify;">Informasi mengenai meninggalnya peserta demonstrasi ini pertama kali diketahui oleh Penjabat (Pj) Bupati Jepara, Edy Supriyanta. Beliau menyampaikan rasa belasungkawa atas meninggalnya seorang pria bernama Kiswanto, yang merupakan warga dari Desa Cepogo, Kecamatan Kembang.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Dari keterangan dokter di Instalasi Gawat Darurat (IGD), penyebab meninggalnya adalah karena serangan jantung,&#8221; ujar Edy Supriyanta dalam keterangannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Jenazah almarhum Kiswanto saat ini telah dibawa ke Rumah Sakit Umum (RSU) Graha Husada. Setelah itu, jenazah akan diteruskan ke rumah duka untuk prosesi selanjutnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Kiswanto sendiri merupakan anggota dari Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB), salah satu kelompok yang turut serta dalam demonstrasi di depan kantor Setda Jepara.</p>
<p style="text-align: justify;">Aksi demonstrasi tersebut diinisiasi oleh Forum Komunikasi Ormas Jepara (FKOJ), dan melibatkan sejumlah kelompok ormas, di antaranya Pemuda Pancasila dan Pemuda Karya (Pekat) Indonesia Barokah (IB).</p>
<p style="text-align: justify;">Massa aksi dalam demonstrasi ini mengajukan beberapa tuntutan, di antaranya adalah penyelesaian masalah defisit anggaran sebesar Rp 80 miliar, pengisian jabatan yang masih kosong, serta permintaan agar Sekretaris Daerah (Sekda) Jepara turun dari jabatannya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Jangan lupa ikuti <em>update </em>berita lainnya dan <em>follow </em><a href="https://news.google.com/publications/CAAiENHVO_oLkpqVbiLxoFIkRkYqFAgKIhDR1Tv6C5KalW4i8aBSJEZG?hl=id&amp;gl=ID&amp;ceid=ID:id">akun Google News Jeparahariini.com</a></strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jeparahariini.com/peserta-demonstrasi-meninggal-di-depan-kantor-setda-jepara/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Terjadi Kecelakaan Kapal LCT Cipta Harapan IX di Perairan Karimunjawa</title>
		<link>https://jeparahariini.com/terjadi-kecelakaan-kapal-lct-cipta-harapan-ix-di-perairan-karimunjawa/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=terjadi-kecelakaan-kapal-lct-cipta-harapan-ix-di-perairan-karimunjawa</link>
					<comments>https://jeparahariini.com/terjadi-kecelakaan-kapal-lct-cipta-harapan-ix-di-perairan-karimunjawa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[JHI]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Jun 2023 07:41:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Basarnas]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Jepara]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Karimunjawa]]></category>
		<category><![CDATA[Jepara]]></category>
		<category><![CDATA[Karimunjawa]]></category>
		<category><![CDATA[Kecelakaan Kapal LCT Cipta Harapan IX]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jeparahariini.com/?p=16617</guid>

					<description><![CDATA[JEPARA &#8211; Pada Jum&#8217;at (16/06), terjadi kecelakaan kapal Landing Craft Tank (LCT) Cipta Harapan IX (GT 679) di perairan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Kepala Kantor SAR Semarang, Heru Suhartanto, menjelaskan kronologi kejadian yang terjadi pada Jum&#8217;at (09/06) sekitar pukul 14.00 WIB. Kapal LCT Cipta Harapan IX, yang membawa muatan alat-alat berat, berangkat dari Tanjung...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="https://jeparahariini.com/" target="_blank" rel="noopener">JEPARA</a> &#8211; Pada Jum&#8217;at (16/06), terjadi kecelakaan kapal Landing Craft Tank (LCT) Cipta Harapan IX (GT 679) di perairan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="https://jeparahariini.com/hari-terakhir-basarnas-belum-temukan-tanda-tanda-korban-kecelakaan-kapal-asal-batang/" target="_blank" rel="noopener">Kepala Kantor SAR Semarang</a>, Heru Suhartanto, menjelaskan kronologi kejadian yang terjadi pada Jum&#8217;at (09/06) sekitar pukul 14.00 WIB. Kapal LCT Cipta Harapan IX, yang membawa muatan alat-alat berat, berangkat dari Tanjung Priok, Jakarta, menuju Taliabu, Halmahera, Kabupaten Maluku. Setelah melakukan perjalanan selama 4 hari, pada Senin (12/06), kapal masih terpantau melalui Global Positioning System (GPS) dengan kecepatan 2.2 Knots. Namun, pada malam hari, kapal kehilangan kontak dan GPS dalam kondisi mati.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada Selasa (13/06) pukul 07.00 WIB, kapal TB Triniti melintas dan memberikan informasi bahwa di koordinat 05°40&#8217;1&#8243; S &#8211; 109°57&#8217;21&#8221; E terlihat kapal jenis LCT berwarna oranye terbalik. Kapal tersebut terbalik di sekitar perairan Karimunjawa dengan 11 orang di dalamnya, di mana 6 orang dalam kondisi selamat dan 5 orang masih dalam pencarian.</p>
<p>[irp posts=&#8221;16611&#8243; ]</p>
<h2 style="text-align: justify;">Berikut adalah data korban yang selamat:</h2>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Roslan</li>
<li>Baharjuddin</li>
<li>Agus Guswandi</li>
<li>Rakhmat Syahputra G</li>
<li>Ary Supend Leza</li>
<li>Julius Christian</li>
</ol>
<h2 style="text-align: justify;">Sedangkan berikut adalah data korban yang masih dalam pencarian:</h2>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Titus Radja</li>
<li>Eko Retno Fedianto</li>
<li>Muh Reza</li>
<li>M Paulus</li>
<li>Amhis Hallu</li>
<li>[irp posts=&#8221;16607&#8243; ]</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;"><a href="https://jeparahariini.com/hari-ketigatim-sar-terus-mencari-nenek-asal-nalumsari-yang-hanyut/">Tim SAR</a> gabungan telah merencanakan operasi pencarian dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk Kapal Negara (KN) Sadewa 231 Basarnas Semarang, kapal MV Sinar Sejati 2, kapal Kargo SK 3, dan SROP Karimunjawa. Pencarian difokuskan pada empat titik koordinat berikut:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>05⁰ 50’ 14” S &#8211; 109⁰ 53’ 37” E</li>
<li>05⁰ 20’ 56” S &#8211; 109⁰ 53’ 37” E</li>
<li>05⁰ 20’ 56” S &#8211; 109⁰ 109’ 53” E</li>
<li>05⁰ 50’ 14” S &#8211; 109⁰ 109’ 53” E</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Saat ini kondisi cuaca di sekitar perairan Karimunjawa cerah, dengan tinggi gelombang sekitar 0,5 – 1 meter. Kami berharap agar tim SAR gabungan diberikan kemudahan dan korban dapat ditemukan dengan cepat,&#8221; tutup Heru Suhartanto.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jeparahariini.com/terjadi-kecelakaan-kapal-lct-cipta-harapan-ix-di-perairan-karimunjawa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sungguh Tega Orang Tua Buang Bayinya Sendiri ke Sumur.</title>
		<link>https://jeparahariini.com/sungguh-tega-orang-tua-buang-bayinya-sendiri-ke-sumur/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=sungguh-tega-orang-tua-buang-bayinya-sendiri-ke-sumur</link>
					<comments>https://jeparahariini.com/sungguh-tega-orang-tua-buang-bayinya-sendiri-ke-sumur/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[JHI]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 May 2023 04:48:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Balong]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Jepara]]></category>
		<category><![CDATA[jepara hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kembang]]></category>
		<category><![CDATA[Pembuangan Bayi]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Jepara]]></category>
		<category><![CDATA[Sumur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jeparahariini.com/?p=16526</guid>

					<description><![CDATA[Jepara, Jawa Tengah &#8211; Kejadian mengerikan terjadi di Desa Balong, Kecamatan Kembang, Jepara, ketika seorang ibu, S (inisial), ditangkap oleh Kepolisian Resor Jepara setelah diduga membuang anaknya yang baru berusia tiga bulan ke dalam sumur dengan kedalaman antara 15 hingga 20 meter. Menurut Kapolres Jepara, AKBP Wahyu Nugroho Setyawan, kejadian ini terungkap pada Jumat (19/5)...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="https://jeparahariini.com/">Jepara, Jawa Tengah</a> &#8211; Kejadian mengerikan terjadi di Desa Balong, Kecamatan Kembang, Jepara, ketika seorang ibu, S (inisial), ditangkap oleh Kepolisian Resor Jepara setelah diduga membuang anaknya yang baru berusia tiga bulan ke dalam sumur dengan kedalaman antara 15 hingga 20 meter.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut Kapolres Jepara, AKBP Wahyu Nugroho Setyawan, kejadian ini terungkap pada Jumat (19/5) sekitar pukul 16.30 WIB, saat bayi bernama M. Hafidz berhasil dievakuasi dalam keadaan meninggal. Sebelumnya, keluarga melaporkan kehilangan anak mereka kepada Polsek Kembang.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam rangka pencarian, polisi menggunakan anjing pelacak dan mengumpulkan keterangan dari keluarga. Akhirnya, bayi tersebut ditemukan di sumur yang berjarak 10 meter dari rumah korban.</p>
<p style="text-align: justify;">Polisi juga telah meminta keterangan dari orang tua korban, termasuk ibunya yang mengaku membuang bayinya ke dalam sumur. &#8220;Kami masih perlu melakukan penyelidikan lebih lanjut, meskipun saat ini ibu bayi menjadi tersangka utama,&#8221; ungkap Kapolres.</p>
<figure id="attachment_16528" aria-describedby="caption-attachment-16528" style="width: 1600px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-16528" src="https://jeparahariini.com/wp-content/uploads/2023/05/Kapolres-Jepara-AKBP-Wahyu-Nugroho-Setyawan.jpg" alt="Kapolres Jepara AKBP Wahyu Nugroho Setyawan" width="1600" height="900" srcset="https://jeparahariini.com/wp-content/uploads/2023/05/Kapolres-Jepara-AKBP-Wahyu-Nugroho-Setyawan.jpg 1600w, https://jeparahariini.com/wp-content/uploads/2023/05/Kapolres-Jepara-AKBP-Wahyu-Nugroho-Setyawan-300x169.jpg 300w, https://jeparahariini.com/wp-content/uploads/2023/05/Kapolres-Jepara-AKBP-Wahyu-Nugroho-Setyawan-1024x576.jpg 1024w, https://jeparahariini.com/wp-content/uploads/2023/05/Kapolres-Jepara-AKBP-Wahyu-Nugroho-Setyawan-768x432.jpg 768w, https://jeparahariini.com/wp-content/uploads/2023/05/Kapolres-Jepara-AKBP-Wahyu-Nugroho-Setyawan-1536x864.jpg 1536w, https://jeparahariini.com/wp-content/uploads/2023/05/Kapolres-Jepara-AKBP-Wahyu-Nugroho-Setyawan-750x422.jpg 750w, https://jeparahariini.com/wp-content/uploads/2023/05/Kapolres-Jepara-AKBP-Wahyu-Nugroho-Setyawan-1140x641.jpg 1140w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /><figcaption id="caption-attachment-16528" class="wp-caption-text"><strong><em>&#8221; Kapolres Jepara AKBP Wahyu Nugroho Setyawan cek langsung ke TKP kasus pembuangan bayi di Desa Balong Kecamatan Kembang, Jepara &#8220;</em></strong></figcaption></figure>
<p>[irp posts=&#8221;16521&#8243; ]</p>
<p style="text-align: justify;">Selanjutnya, pihak berwenang akan melakukan gelar perkara. Meskipun ibu bayi telah mengakui perbuatannya dengan alasan bayinya sering sakit selama tiga hari terakhir dan terus menangis, pihak kepolisian tetap akan melakukan penyelidikan lebih lanjut.</p>
<p style="text-align: justify;">Kendati demikian, belum ada kepastian apakah ibu tersebut akan menjalani pemeriksaan kejiwaan, mengingat kondisi ekonomi keluarga yang kurang baik diduga juga mempengaruhi keputusan yang salah ini.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Kami juga akan menyediakan tim psikolog untuk membantu ibu tersebut yang tentunya mengalami trauma berat,&#8221; terang Kapolres.</p>
<p style="text-align: justify;">Sementara itu Kasatreskrim Polres Jepara AKP Ahmad Masdar Tohari menambahkan, Dalam penyelidikan lebih lanjut, polisi mengungkap beberapa informasi tambahan. Yakni, S, sepakat membuang bayi nya tersebut bersama dengan sang suami M (44). Dengan alasan karena bayi malang tersebut sakit – sakitan dan rewel.</p>
<p style="text-align: justify;">“ Sang ayah berperan membuka penutup sumur, sedangkan sang ibu menyeburkan ke sumur. Setelah penyelidikan lebih lanjut, kedua orang tua bayi tersebut bisa dijadikan tersangka. Keduanya dijerat Pasal 80 Jo 76C ayat 3 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,” pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jeparahariini.com/sungguh-tega-orang-tua-buang-bayinya-sendiri-ke-sumur/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ratusan Rumah di Sowan Kidul Terdampak Banjir, Bantuan Logistik Disiapkan</title>
		<link>https://jeparahariini.com/ratusan-rumah-di-sowan-kidul-terdampak-banjir-bantuan-logistik-disiapkan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=ratusan-rumah-di-sowan-kidul-terdampak-banjir-bantuan-logistik-disiapkan</link>
					<comments>https://jeparahariini.com/ratusan-rumah-di-sowan-kidul-terdampak-banjir-bantuan-logistik-disiapkan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[JHI]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Feb 2023 02:43:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[banjir jepara]]></category>
		<category><![CDATA[Jepara]]></category>
		<category><![CDATA[kedung]]></category>
		<category><![CDATA[Sowan Kidul]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jeparahariini.com/?p=16368</guid>

					<description><![CDATA[Kabupaten Jepara, Jawa Tengah &#8211; Banjir yang disebabkan oleh meluapnya Sungai Jeratun Soluna menggenangi rumah warga Desa Sowan Kidul, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara pada Kamis (23/2) sekitar pukul 10.00 WIB. Akibatnya, ratusan rumah warga terdampak banjir dengan ketinggian air mencapai 50-80 sentimeter (cm). Menurut Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara, Arwin...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="https://jeparahariini.com/"><strong>Kabupaten Jepara, Jawa Tengah</strong></a> &#8211; Banjir yang disebabkan oleh meluapnya Sungai Jeratun Soluna menggenangi rumah warga Desa Sowan Kidul, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara pada Kamis (23/2) sekitar pukul 10.00 WIB. Akibatnya, ratusan rumah warga terdampak banjir dengan ketinggian air mencapai 50-80 sentimeter (cm).</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara, Arwin Noor Isdiyanto, sekitar 248 keluarga tersebar di RT 2 dan RT 3 di RW 2 terdampak banjir. “ Pihak BPBD telah melakukan pendataan jumlah warga yang terdampak serta kebutuhan saat ini,” terangnya.</p>
<h2>BPBD Kabupaten Jepara Siapkan Dapur Umum</h2>
<p style="text-align: justify;">Untuk memberikan bantuan kepada warga terdampak banjir, BPBD Kabupaten Jepara menyiapkan dapur umum lapangan di Desa Sowan Kidul. Sementara itu, suplai logistik disediakan oleh Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Jepara serta PMI Jepara.<br />
[irp posts=&#8221;16365&#8243; ]</p>
<p style="text-align: justify;">Arwin Noor Isdiyanto mengharapkan bantuan logistik dapat tersedia secepatnya sehingga dapat digunakan untuk menyiapkan makanan bagi warga yang masih bertahan di rumah masing-masing. Pihak BPBD juga memperkuat tanggul sungai yang terkikis sepanjang 2 meter dengan karung plastik yang diisi dengan tanah uruk agar tanggulnya tidak sampai jebol. Jumlah karung plastik yang disediakan sekitar 500-an lembar.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk saat ini, BPBD Kabupaten Jepara masih terus melakukan upaya untuk mengatasi banjir dan memberikan bantuan kepada warga terdampak. “Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti instruksi dari petugas terkait bencana banjir yang terjadi,”  pungkas Arwin.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jeparahariini.com/ratusan-rumah-di-sowan-kidul-terdampak-banjir-bantuan-logistik-disiapkan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
