Pramuka Relevan Dengan Perkembangan Zaman

JEPARA – “Gerakan Pramuka tetap relevan dengan perkembangan zaman. Walaupun era globalisasi penuh dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, akan tetapi manusia tetap merupakan faktor penentu yang paling utama. Untuk itulah, kita ingin membangun manusia yang memiliki karakter, serta membangun bangsa yang memiliki watak yang kuat.” Kata Ahmad Marzuqi selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Jepara, dalam amanatnya pada Upacara Penutupan Raimuna VIII dan Perkemahan Wirakarya VI Kwarcab Jepara Tahun 2016 di Lapangan Desa Sinanggul Kecamatan Mlonggo Jepara, Senin (03/10/2016).

Setelah diselenggarakan selama 5 hari, Raimuna VIII dan Perkemahan Wirakarya VI tingkat cabang ditutup secara resmi oleh Bupati Jepara yang sekaligus sebagai Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Kwarcab Jepara. Penutupan ditandai dengan pelepasan ban lengan pramuka dan tanda peserta oleh Bupati yang didampingi Wakil Bupati Jepara Subroto Selaku Ketua Kwarcab Jepara dan Ketua Komisi Binamuda Kwarcab Jepara Sudarwanto, Penutupan Raimuna dihadiri oleh anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Anggota Mabicab Jepara, Ketua Kwarran, Dewan Kerja Ranting (DKR) serta kepala SKPD lingkup pemerintah Kabupaten Jepara. Raimuna VIII dan Perkemahan Wirakarya VI tingkat cabang yang berlangsung 5 hari mulai 29 September – 03 Oktober 2016 ini diikuti oleh 766 orang peserta Pramuka Penegak dan Pandega dari 14 Kwartir Ranting (Kwarran) di Jepara.

Selain itu Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Kwarcab Jepara, Ahmad Marzuqi, juga mengharapkan, semoga kegiatan Raimuna VIII dan Perkemahan Wirakarya VI Kwarcab Jepara Tahun 2016 kali ini dapat mendorong perkembangan dan kemandirian gerakan pramuka untuk mempercepat keberhasilan dalam upaya pembentukan karakter kaum muda yang baik. “Saya mendang, yang kita butuhkan saat ini bukan sekedar manusia cerdas yang menguasai ilmu pengetahuan, akan tetapi juga manusia yang tangguh keprbadiannya, yang luhur budi pekertinya, serta manusia-manusia yang rukun dan kompak bersatu.” Ungkapnya.

Baca Juga :  BKSDA lepaskan lumba-lumba berusia 15 tahun di perairan Jepara

Yang tak kalah pentingnya Ketua Mabicab dan Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kwarcab Jepara berharap agar kegiatan Raimuna dan Perkemahan Wirakarya ini dan kedepan mampu menjadi sarana penumbuh persaudaraan dan kebersamaan dalam memperkokoh nasionalisme kebangsaan. Untuk itulah internalisasi nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka pada semua anggota pramuka, tanpa kecuali, penting untuk mewujudkan cita-cita tersebut. “Marilah kita bahu membahu menjadikan Gerakan Pramuka sebagai budaya bangsa. Sebab dengan  menjadikan Gerakan Pramuka sebagai budaya, maka pembentukan kepribadian yang berakhlak mulia, berjiwa patriotik, taat hukum, disiplin, menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa dan memiliki kecakapan hidup dapat segera kita wujudkan.” Terangnya.

Acara tambahan pada upacara tersebut adalah penutupan dan pengumuman juara untuk lomba-lomba yang diselenggarakan dalam ajang Raimuna dan Perkemahan Wirakarya Tahun 2016. Pada akhir pembacaan para juara, diumumkan juga ranting Gugus Depan (Gudep) yang menjadi juara diantaranya yang mendapat piala bergilir Raimuna adalah MA AL-Ma’arif Jepara dan piala bergilir untuk perkemahan wirakarya diraih SMA N 1 Bangsri.

About JHI

Jepara Hari Ini • Kabar Berita Jepara Terkini Kota Jepara, Sarana informasi dan Kabar terupdate diJepara. Informasi tentang Politik, Olahraga, Pendidikan dan Wisata Kota Jepara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *