Ratu Kalinyamat Patut Jadi Pahlawan Nasional

0
216
Para peserta FGD yang digelar di Maribu Resto Jepara, menghadirkan tokoh masyarakat Jepara
Para peserta FGD yang digelar di Maribu Resto Jepara, menghadirkan tokoh masyarakat Jepara

JEPARA – Selama dua hari, Minggu dan Senin (10-11/3 ) Yayasan Dharma Bakti Lestari menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan tema ” Menghidupkan Kembali Gagasan Menjadikan Ratu Kalinyamat Sebagai Pahlawan Nasional,” bertempat di Maribu Resto Jepara.

Dalam FGD itu menghadirkan seluruh lapisan masyarakat Jepara. Diantaranya budayawan, seniman, lembaga organisasi masyarakat diantaranya, (Lesbumi) Lembaga Seniman Budayawan Muslimin Indonesia, PAC Kalinyamatan Fatayat Muslimat, Yayasan Jungpara dan Yayasan Lembayung. Serta berbagai unsur kelompok masyarakat seperti unsur relawan, seniman, pelajar, mahasiswa, juga guru sejarah.

Dalam diskusi tersebut, mereka setuju agar Ratu Kalinyamat dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional.

Salah seorang tokoh masyarakat Jepara, Hadi Priyanto mengungkapkan, Ratu Kalinyamat sudah selayaknya mendapatkan gelar Pahlawan Nasional. Selain dikenal ratu yang gigih dengan semangat pantang menyerah, Ratu Kalinyamat juga telah membuktikan mampu melawan dan mengusir Portugis dari wilayah Jepara pada masanya.

” Masa kejayaan Ratu Kalinyamat banyak kerajaan-kerajaan di Nusantara yang meminta bala bantuan pasukan. Dan Ratu Kalinyamat selalu mengirimkan bala pasukannya. Saya sebagai masyarakat Jepara sudah selayaknya gelar Pahlawan Nasional itu,” ungkap Hadi, Senin (11/03).

Sementara itu budayawan Jepara, Hisam Zamroni menjelaskan bahwasanya nama Ratu Kalinyamat bukan merupakan dongeng semata. Sosok Kalinyamat ada dan perjuangan Ratu Kalinyamat mempertahankan Nusantara dari serangan Pourtugis nyata. Itu dapat dibuktikan dengan catatan-catatan sejarah yang ada.

” Semasa kecil, saya dulu sering diajak paman ke Kalinyamatan melihat langsung bangunan yang dulu dijadikan taman kaputrennya Ratu Kalinyamat. Jadi Ratu Kalinyamat itu bukan legenda,” jelas Hisam.

Hisam menambahkan, Ratu Kalinyamat adalah sosok pemimpin perempuan pertama yang menciptakan meriam kapal. Juga, pemimpin perempuan pertama yang menciptakan kapal perang yang mampu menampung ratusan orang. Serta mampu menghalau Portugis yang masuk ke wilayah Jepara.

“Kalau pun di Jepara ada Benteng Portugis, itu yang membuat bukan Portugis. Tapi orang-orang Portugis yang berkhianat kepada Portugis kemudian membantu Ratu Kalinyamat,” ungkap Hisam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here