Kapolres : Ijinkan Pentas Dangdut , Tapi…….

JEPARA – Kapolres Jepara AKBP Fajar Budiyanto akan terus melanjutkan kebijakan kapolres sebelumnya yang dijabat AKBP M Taslim Chaerudin  terkait  pembatasan pentas musik dangdut di wilayah Bumi Kartini .

Pihak kepolisian tetap memberikan ijin untuk pentas dangdut pada siang hari . Akan tetapi pada malam hari yang diperbolehkan hanya dalam bentuk organ tunggal saja . ” Kami meneruskan kebijakan itu sampai batas waktu yang belum bisa dipastikan , karena ini merupakan kebijakan bersama yang telah disetujui oleh pihak forkopinda ” , Ungkap Fajar (16/12)

Menurutnya , saat ini masih menunggu kebijakan dari bupati Jepara terkait rencana dikeluarkannya peraturan bupati ( Perbup ) yang mengatur tentang seluruh hiburan malam di Jepara . ” Pembahasannya sampai saat masih berlanjut, Kepolisian medukung dengan rencana perbup itu . Diharapkan , perbup itu nantinya bisa menjadikan landasan yang lebih baik terkait hiburan malam agar kedepan Jepara bisa lebih kondusif “, tuturnya .

Fajar juga menghimbau kepada seluruh masyarakat, untuk bisa mendukung kebijakan yang sudah berlaku selama ini .Menurutnya , hiburan itu memang perlu namun diharapkan yang benar benar sebagai penghibur  . ” Jangan dinodai.dengan hal hal yang melanggar etika dan moral, apalagi sampai dibuat ajang pesta miras , narkoba atau sebagai pemicu terjadinya  keributan “, papar Fajar .

Selain itu , Kapolres juga menghimbau kepada para penyanyi orkes dangdut untuk lebih  menyesuaikan pakaian yang dikenakan saat tampil agar bisa terkesan lebih etis. ” Menyesuaikan etika dan budaya kita , kalau tampil sopan kan malah lebih bagus “, pungkas Fajar .

Baca Juga :  Pembunuh Debt Collector di Bantrung Dibekuk Polisi

About JHI

Jepara Hari Ini • Kabar Berita Jepara Terkini Kota Jepara, Sarana informasi dan Kabar terupdate diJepara. Informasi tentang Politik, Olahraga, Pendidikan dan Wisata Kota Jepara

2 comments

  1. apapun keputusannya yang pnting konsekuen pak. Nyatanya yang kemarin katanya dilarang, tapi juga masih ada. Kalo di larang ya semua mutlak kalo ga dilarang ya ga

    biar masyarakat ga timbul tanda tanya

  2. langkah pemerintah memang sdh bagus. tp saya hsrapkan lg untuk lbih bijak dgn kputusan. ricuhnya hburan semata bkan hanya dr musik yg disajikan saja. melainkan ada unsur lain jg yg memicuh keri butan yaitu miras. yg tnpa tedeng aling-aling dijual belikan. jd tegaslah terhadap maraknya penjualan miras. ketika ada pipa yg bocor di tengah.vbukan kita harus mengganti tandos atas pusat.melainkan mengganti atau menambal pipa yg bocor tersebut. semangat jepara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *