Larangan Pentas Dangdut Diambil Hikmahnya

Ketua MUI kabupaten Jepara Mashudi menghimbau kepada semua pihak dapat memaklumi larangan pentas dangdut malam hari . Larangan itu dikeluarkan oleh kapolres Jepara karena pernah terjadi kasus pembunuhan pada pentas dangdut. Sebab keputusan itu telah dipertimbangkan dari berbagai aspek terutama keamanan.

 

“Mari diambil hiklmahnya,” ujar Mashudi. Pihaknya mengatakan, sebagaimana dimaklumi Kepolisian RI adalah alat negara yang berperan dalam memelihara keamanan dan keadilan serta ketertiban masyarakat, menegakkan hukum serta memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan pada masyarakat dalam rangka terpeliharanya keamanan dalam negeri .

 

Sementara itu pula Polres adalah pelaksana tugas dan wewenang Polri di wilayah kabupaten, tentu dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya , profesionalitas dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi aturan organisasi dilaksanakan sesuai dengan kemampuan serta kompetensi yang dimiliki. ” Menurut saya, kebijakan Preventif seyogyanya lebih didahulukan daripada kuratif”.

 

Dalam peraturan Kapolri Nomor 23 Tahun 2010 Pasal 5 yang menyebutkan bahwa Polres bertugas menyelenggarakan tugas pokok Polri dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum serta memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan pada masyarakat dan melaksanakan tugas tugas polri lainnya dalam daerah hukum polres sesuai demgan ketentuan dan peraturan perundang undangan .

 

Untuk itulah dalam melaksanakan tugas sebagaimana yang dimaksud polres menyelenggarakan beberapa fungsi yang mendesak dalam konteks ke Jepara an. Pertama, pemberian pelayanan kepolisian kepada masyarakat, dalam bentuk penerimaan dan penanganan laporan/pengaduan, pemberian bantuan dan pertolongan termasuk pengamanan kegiatan masyarakat dan instansi pemerintah, dan pelayanan surat izin/keterangan, serta pelayanan pengaduan atas tindakan anggota polri sesuai dengan ketentuan peraturan perundang undangan .

 

Kedua, pembinaan masyarakat, yang meliputi pemberdayaan masyarakat melalui perpolisian masyarakat, pembinaan dan pengembangan bentuk bentuk pengamanan swakarsa dalam rangka peningkatan kesadaran dan ketaatan warga masyarakat terhadap hukum dan ketentuan perundang undangan , terjalinnya hubungan antara polri dengan masyarakat, koordinasi dan pengawasan kepolisian khusus.

Baca Juga :  Forum Cinta NKRI Gelar Tausyiah Kebangsaan di Stadion GBK Jepara

 

Seiring dengan merebaknya kasus penyakit masyarakat dan konflik. Maka MUI Kabupten Jepara , kata Mashudi dapat memakluminya sebagai bagian dari mitra dalam pembinaan umat menuju khaira ummah ( sebaik baik umat).

 

Masyarakat, kata Mashudi diharapkan dapat memahami dan mengambil pelajaran beberapa tugas dan fungsi yang sedang diemban polisi.

 

” Tentunya kita sebagai.masyarakat selalu memberikan saran masukan dan kritik konstruktif kepada polisi guna keberlanjutan keamanan dan ketertiban sebagai modal utama suksesnya pembangunan”,ungkapnya .

About JHI

Jepara Hari Ini • Kabar Berita Jepara Terkini Kota Jepara, Sarana informasi dan Kabar terupdate diJepara. Informasi tentang Politik, Olahraga, Pendidikan dan Wisata Kota Jepara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *