Sindikat Asal Pakistan Biayai Peredaran Narkoba yang diringkus di Jepara

JEPARA – 8 orang yang sudah ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus narkoba ratusan kilogram yang disembunyika di gudang mebel di Desa Pekalongan Batealit Jepara. Para tersangka dalam menjalankan aksinya mempunyai peran masing masing .

” Empat tersangka di antaranya, merupakan warga negara Pakistan yang berinisial F, A, R dan T, sedangkan empat tersangka lainnya merupakan warga Indonesia berinisial Y, T, K, dan D,” ungkap Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komisaris Jenderal Polisi Budi Waseso, pada Kamis 28 Januari 2016 saat konfrensi pers bersama wartawan.

Pengiriman narkoba tersebut berasal dari Tiongkok dan semua dikendalikan oleh komplotan asal Pakistan. Barang haram tersebut disembunyikan di dalam genset serta pengirimannya bersamaan dengan filter genset yang totalnya 294 unit melalui pelabuhan Tanjung Mas Semarang yang dikoordinir tersangka R warga Pakistan yang tinggal di Indonesia dan memiliki istri warga negara Indonesia.

” Para sindikat asal Pakistan yang baru ditangkap empat orang itu sekaligus membiayai peredaran narkoba yang digerebek di gudang mebel di Jepara. Pembiayaan operasional penyelundupan adalah warga Pakistan berinisial K,” kata Buwas .

Sementara tersangka R bekerja sama dengan warga Indonesia berinisial D yang juga tinggal di Jepara. Sesampainya di Semarang , sabu-sabu tersebut dipindahkan ke gudang CV Jepara Raya Intl milik Didit yang merupakan perusahaan yang bergerak di bidang permebelan.

” Rencananya, sabu-sabu tersebut akan diedarkan ke seluruh wilayah di Indonesia,” terang Buwas .

Baca Juga :  Distanak Jepara Gelar Lomba Makan Buah di Alun-Alun

About JHI

Jepara Hari Ini • Kabar Berita Jepara Terkini Kota Jepara, Sarana informasi dan Kabar terupdate diJepara. Informasi tentang Politik, Olahraga, Pendidikan dan Wisata Kota Jepara

2 comments

  1. Semoga jepara aman dan para penjahat bisa di ringkus semuanya.,

  2. Hadi sutristanto ssit.M.mEng

    Yang terhormat pemerintah jepara tolong sarana jalan dekat pasar mayong arah pancur rusak parah tidal Ada gorong2 nya mohon kepeduliaanya direcovery jangan nunggu korban berjatuhan karena tidak kayak disebut jalan layaknya kubangan sapi …diwilayah kami anggotaa DPR daerahh ada tapi mata hati Dan kepeduliannya day mati……tollong sebentar lagi puasaa Dan lebaran mohon…..diperhatikan….
    Yang kedua tolong dengan berkembangnya wilayah mayong sebagai daerah industrial mohon kiranya aparat polpp jepara aktif menertibkan penyakit masyarakat Dan bangunan liar ….hotel mesum didesa pelang….hotel mustika yg keberadaanya meresahkan masyarakat pelang Dan sekitarnya karenaa sampai hari INI masih helm berizin mohon sebentar lagi puasa mohon kirannya pejabat Dan aparat yg berkuasa mohon kiranya menertibkan ….terimakasih….

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *