Demfarm Udang Vaname Di Jepara Sukses

Kabupaten Jepara menunjukkan keberhasilan program revitalisasi tambak rakyat, demonstration farm (demfarm).  Hal ini terlihat saat dilakukan panen udang vaname di tambak demfarm Desa Tanggultlare, Kecamatan Kedung.

Panen yang dihadiri langsung Wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko, Bupati Jepara H. Amad Marzuqi, unsur Forkopinda, dan Kepala Balai Besar Pengembangan dan Budidaya Air Payau (BBPBAP) Kabupaten Jepara Made Sitha, belum lama ini, mampu menghasilkan udang vaname 5 ton per petak.

 “Saya harap  keberhasilan ini segera direspon para pelaku usaha tambak lainnya,” kata Wakil Bupati Jepara Dr. Subroto, SE., MM, belum lama ini.

Menurutnya, usaha ini di samping meningkatkan kesejahteraan, juga sejalan dengan tekad pemerintah yang ingin menciptakan kedaulatan pangan. Apalagi lahan yang digunakan semula merupakan lahan tidak produktif.

Dikatakan, keberadaan tambak udang merupakan salah satu cara untuk meningkatkan perekonian warga dan menambah  lapangan kerja. 

Dengan pasar yang sudah ada dan harga relatif bagus, Heru Sudjatmoko berharap produksi ditingkatkan. Ke depan, Heru menekankan pentingnya peningkatan kualitas udang agar memenuhi standar ekspor. “Sehingga mampu memberi devisa bagi negara sekaligus salah satu cara untuk swasembada pangan,” katanya.

Bupati Jepara yang mengkuti semua kegiatan hingga sosialisai denfarm dan workshop di aula BBPBAP lalu mengungkapkan harapannya. “Keberadaan dan keberhasilan demfarm di Tanggultlare semoga menjadi tonggak awal kebangkitan kembali tambak udang Jepara,” katanya.

Berdasarkan penginderaan Citra Aster tahun 2006, panjang pantai di Kabupaten Jepara mencapai 82,73 kilometer. Dengan lebar laut 4 mil laut atau 6,33 kilometer, maka secara keseluruhan luas laut Jepara mencapai 1.955,62 km2.

Untuk budidaya perikanan air payau, terdapat areal tambak seluas 1.065 hektare  yang tersebar di lima kecamatan pesisir, mulai dari Kecamatan Jepara, Tahunan, Mlonggo, Kedung, dan Donorojo.  Luasan terbesar adalah Kedung dan Donorjo sebagai sentra budidaya air payau, dengan komoditas budidaya berupa bandeng, udang windu, udang putih, dan udang vaname. Jumlah pembudidaya air payau tercatat sebanyak 767 orang dengan total produksi 2.490.680 ton, yang nilai produksinya mencapai Rp14,2 miliar.(Humas, Jepara )

 

About JHI

Jepara Hari Ini • Kabar Berita Jepara Terkini Kota Jepara, Sarana informasi dan Kabar terupdate diJepara. Informasi tentang Politik, Olahraga, Pendidikan dan Wisata Kota Jepara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *