JEPARA – Kreatif dan keren, itulah kalimat yang muncul ketika melihat sebuah mobil Volkswagen Safari milik dari Al Sadad (36) warga Desa Ngabul Kecamatan Tahunan Kabupaten Jepara . Pasalnya , dia telah menyulap barang rongsokan menjadi sebuah mobil yang layak jalan dan uniknya lagi mobil VW tersebut full bodynya berbalut dengan kayu dan ukiran khas Jepara .

Ide pertama kali muncul seorang pengusaha mebel dan pengukir kayu ini merombak mobil tersebut karena mengingat masa kecilnya jaman dahulu . Dimana bapaknya , yakni orang tua Al Sadad sering membuatkan mobil mobilan dari bahan kayu . Dari situlah Sadad mulai menggagas mobil pabrikan negara eropa tersebut disulap dengan menggunakan bahan kayu .IMG_20151124_125933-01

” Jika orang Jepara membuat motor harley dari kayu , meja kursi , almari dan lain lain dari bahan kayu itu sudah sering, untuk itu saya tertantang untuk membuat mobil yang lain dari yang lain yakni mobil VW dari kayu,” terang Sadad saat ditemui dirumahnya pada Selasa ( 24/11 ) .

Proses pembuatan mobil full kayu jati tersebut Sadad menjelaskan , dari perakitan hingga proses finishing memakan waktu sekitar 3 bulan . Sedangkan bahan utama kayu untuk bodi mobil diambilkan dari limbah kayu bekas dari bongkaran rumah , bongkaran gedung serta jembatan .

” Dengan menggunakan kayu kayu jati tua bekas tersebut kualitasnya sangat bagus dan kuat serta tahan dengan cuaca panas maupun hujan,” terangnya .

Lebih lanjut Sadad menjelaskan , VW jenis safari yang diberi nama “Recycle Teak” ini juga menggunakan sasis serta mesin VW bekas , bahkan boleh dikatakan mobil rongsokan . Dia mengaplikasikan dua buah mobil rongsokan yang sudah tak bisa jalan dan rusak , kemudian dirakitlah mobil VW Safari tersebut .

” Dua mobil tersebut seharga 500 ribu dan 5 juta kemudian saya coba untuk merombak dan memodifikasi dari dua mobil tersebut menjadikan sebuah mobil yang layak jalan sesuai fungsinya ,” lanjutnya .

Dari tampilan bodi mobil , beberapa sisi seperti bagian bumper depan , spion serta pintu pintunya mendapatkan sentuhan ukiran Jepara . Hal itu menambah kekhas-an kuat ciri khas Jepara yang sudah terkenal dengan Kota Ukir nya . Dengan tampilan mobil yang elegant serta unik tersebut , Sadad mengaku telah mendapatkan empat penghargaan dari ajang Jogja Volkswagen Festival 2015 yang diselenggarakan di Kota Gudeg baru baru ini . Diantaranya VW Safari itu mendapatkan penghargaan sebagai The Best People Choice , The Best Modification Heavy VW Type 181/182 , Serta penghargaan dari Majalah Ultra Jepang dan Majalah dari Ukraina .IMG_20151124_132305-01

” Saya sangat bersyukur “Recycle Teak” bisa membawa beberapa penghargaan karena, di Jogja Volkswagen Festival 2015 akhir pekan lalu diikuti sekitar 2500 an peserta dari beberapa negara Asia dan negara Eropa dengan menampilkan berbagai jenis VW serta modifikasi yang unik dan kreatif,” tambahnya .

Saat disinggung terkait total modifikasi mobil VW nya , Sadad belum tahu pasti berapa nominal keseleruhan . Namun diperkirakan dari proses awal hingga akhir dia mengatakan menghabiskan kocek sekitar 100 jutaan .

” Seusai Jogja Volkswagen Festival 2015 ada yang sudah nawar 150 juta tapi belum saya lepas, namun jika ada yang berminat di angka 200 juta saya lepas mobil saya ,” Pungkas salah satu anggota Komunitas Volk’sJ Volkswagen Jepara .

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here