Unik, Warga Pecangaan Lomba Tanam Anggur untuk Kenang Pahlawan

PECANGAAN– Ada yang unik dalam perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-75 ini. Yaitu warga Desa Pecangaan Wetan yang membuat perlombaan menanam pohon Anggur. Lomba ini dilaksanakan untuk meneladani laku pahlawan kemerdekaan.

Seperti yang diketahui, selama masa pandemi minat masyarakat dalam bercocok tanam cukup tinggi. Mulai dari menanam bunga, sayur-sayuran, atau buah-buahan di pekarangan.

Reza Ahmad, panitia penyelenggara lomba perayaan Kemerdekaan RI ke-75, menyatakan pihaknya sengaja membuat lomba menanam pohon anggur. Alasannya, dari literatur yang dia dapatkan, tanaman Anggur merupakan salah satu tanaman kecintaan Pangeran Diponegoro.

“Ini untuk mengenal lebih dekat dengan sosok Pangeran Diponegoro. Beliau juga memiliki kebiasaan berkebun. Supaya kita bisa meneladani beliau dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Contohnya berkebun pohon anggur ini,” ungkap Reza (15/8/2020).

Reza menjelaskan, lomba dilaksanakan dengan protokol kesehatan. Bibit tanaman buah anggur diantar ke rumah-rumah warga. Kemudian ditanam di pekarangan rumah masing-masing. Sehingga tidak terjadi kerumunan.

“Bibit tanaman dan media tanam diantar satu persatu ke rumah warga, dengan begitu tidak ada kerumunan warga. Setiap minggu nanti panitia akan mendatangi untuk memeriksa pertumbuhannya, karena pertumbuhan tanaman buah ini termasuk cepat,” kata dia.

Salah satu warga, Nihla Majida, mengatakan perayaan HUT RI tahun-tahun sebelumnya dilaksanakan secara meriah. Berbagai macam jenis lomba mulai untuk anak-anak sampai orang dewasa diselenggarakan. Namun, di masa pandemi ini lomba-lomba yang biasa dilaksanakan ditiadakan.

“Biasanya ada banyak lomba-lomba, tapi ini lombanya diganti dengan menanam anggur, jadi tidak ada kerumunan kan ditanam di rumahnya sendiri-sendiri,” kata Nihla.

Pada masa pandemi ini, pemerintah Kabupaten Jepara telah mengeluarkan larangan menyelenggarakan lomba perayaan kemerdekaan. Itu untuk memutus penyebaran dan penularan virus korona covid-19. Sebab, klaster penularan virus itu di Jepara tidak jelas. (JHI-FQ)

Baca Juga :  Larangan Pentas Dangdut Diambil Hikmahnya

About admin JHI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *