Batik Tulis Jepara Butuh Sentuhan Dikembangkan

JEPARA – Tim KKN Universitas Islam Nahdlatul Ulama’ (Unisnu) Jepara desa Geneng Batealit bekerja sama dengan Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC Hipmi) Kabupaten Jepara pada selasa 9 februari 2016 mengadakan pelatihan pengembangan dan pemasaran produk.
Pelatihan yang di laksanakan di balai desa Geneng itu diikuti 30 peserta yang merupakan pelaku usaha kecil se desa Geneng, diantaranya usaha batik tulis Jepara, usaha sirup Jahe, kerajinan aksesoris, meubel, catering dan lainnya.

Lukman Ihsanuddin kordes Geneng mengatakan, Pelatihan pengembangan dan pemasaran produk merupakan progam KKN Unisnu Desa Geneng. Tujuannya untuk mengenalkan potensi daerah, diantaranya ada batik tulis Jepara, boga, dan kerajinan aksesoris kepada masyarakat Jepara.
“Kegiatan ini kami sesuaikan dengan tema KKN Unisnu 2016, yaitu Pemberdayaan Masyarakat Melalui pengembangan Potensi Daerah Berbasis Penguatan Keagamaan. Dan kami mengajak kerja sama dengan BPC Hipmi Jepara, karena organisasi tersebut memiliki jaringan bisnis yang luas” tambah Lukman Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi.
Saat memberikan sambutan, Syamsul Anwar Ketua Umun BPC Hipmi Kabupaten Jepara mengatakan, merupakan tugas dari Hipmi Jepara adalah menularkan semangat dan pengalaman dalam berwirausaha untuk mengembangkan dunia usaha di Kabupaten Jepara.

“Kami tidak hanya memikirkan pekerjaan dalam bisnis usaha yang kami jalani, tapi juga memikirkan bagaimana agar dunia usaha yang sudah ada bisa berkembang menjadi lebih baik lagi, dan kami mendampingi pada pelaku usaha agar bisa mengakses pasar sehingga produk-produk lokal bisa ekspor” kata Syamsul.
Ia juga menambahkan batik tulis Jepara perlu diperjuangkan seperti halnya kain tenun Troso yang awal-awal juga membutuhkaan perjuangan bersama, dan hasilnya sekarang tenun Troso menjadi andalan bagi Jepara, dan tidak menutup kemungkinan batik tulis Jepara juga akan seperti tenun Troso.

Dwi Bambang Hermawan, Petinggi Desa Geneng dalam sambutannya menyampaikan, terima kasih kepada Tim KKN Unisnu dan Hipmi Jepara yang telah mengadakan pelatihan pengembangan dan pemasaran produk bagi warga Desa Geneng.

” Ini juga ikut membantu progam Pemerintah desa Geneng dalam meminimalisir pengangguran, sehingga menciptakan penghasilan bagi warga kami. Dan pengembangan dalam dunia usaha perlunya menekankan pada produk dengan selalu kreatif dan inovatif” tambah Petinggi yang masih muda, umur 33 tahun.

Pelatihan yang dimoderatori Miswan Anshori Dosen Fakultas Syariah dan Hukum memberikan pengantar pentingnya strategi dalam mengembangkan dan memasarkan usaha dalam dunia bisnis, salah satunya yaitu dengan fokus pada usaha.

“Menjadi pengusaha jangan cepat menyerah, dan jadikan kegagalan sebagai cambuk untuk bangkit menjadi lebih baik” kata Muhammad Habli Mubarok narasumber dalam pelatihan tersebut.

Ia memberikan Strategi pada peserta pelatihan dalam pengembangan usaha, yaitu harus fokus dalam masa depan usaha, fokus kesempatan dengan 80 persen peluang dan 20 persen problem, sukses apa yang ada dan buatlah itu semua menjadi sebuah kejadian nyata.

Peserta sangat antusias dalam mengikuti pelatihan tersebut, terlihat dari beberapa peserta yang mengajukan pertanyaan pada sesi tanya jawab, Ibu April salah satu pembatik desa Geneng, menanyakan bagaimana membangun mental dalam berwirausaha. Lain halnya yang ditanyakan Faridatun, Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) desa Geneng yang memproduksi sirup jahe, ia menanyakan agar bisa bersaing dalam memasarkan produk. Adapun yang ditanyakan oleh Siti Rofiatun pengrajin aksesoris, sudah beberapa kali memasarkan produknya, tapi terkadang masih belum bisa memasarkan secara luas.

“Membangun mental wirausaha harus berani, karena dunia usaha kadang juga ada untung dan ruginya. Memasarkan produk agar bisa bersaing perlunya dibuat yang menarik kemasannya, bagaimana ijin administrasinya dan tentunya label. Lakukan promosi terus menerus, sehingga produk tersebut menjadi dikenal banyak orang” jawab Mubarok.

“Hipmi merupakan mitra dari Pemerintah Kabupaten Jepara untuk membangun dan mencarikan solusi atas apa yang menjadi masalah bagi pelaku usaha” tambah Syamsul saat memberikan kesimpulan dalam pelatihan tersebut.

About JHI

Jepara Hari Ini • Kabar Berita Jepara Terkini Kota Jepara, Sarana informasi dan Kabar terupdate diJepara. Informasi tentang Politik, Olahraga, Pendidikan dan Wisata Kota Jepara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *