Forum Cinta NKRI Gelar Tausyiah Kebangsaan di Stadion GBK Jepara

0
343
Forum Cinta NKRI gelar pers konferens bersama wartawan di hotel Syailendra, Rabu 10 April 2019
Forum Cinta NKRI gelar pers konferens Tausyoah Kebangsaan bersama wartawan di hotel Syailendra, Rabu 10 April 2019

JEPARA – Forum Cinta NKRI akan menggelar kegiatan Tausyiah Kebangsaan pada Jumat, 12 April 2019 di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara. Acara tersebut diprediksi akan dihadiri ribuan massa dari berbagai daerah.

Habib Lutfi bin Yahya, Ganjar Pranowo, KH. Maemoen Zubair dan Taj Yasin direncanakan akan hadir dalam Tausyiah Kebangsaan dengan tema ” Bangga Menjadi Putra Putri Bangsa Indonesia yang Berbudaya dan Cinta Tanah Airnya. NKRI Harga Mati “.

Ketua Panitia H. Maskur Zaenuri saat pers konferens bersama wartawan di hotel Syailendra mengatakan, sebelum acara Tausyiah Kebangsaan berlangsung, sebelumnya akan digelar Kirab Tumpeng Kebangsaan yang akan diawali dari Alun-Alun Kota Jepara menuuju Stadion GBK dengan jarak 1,9 KM.

” Dalam kirab nantinya akan melibatkan seluruh lapisan masyarakat, pengusaha, komuitas, kelompok masyarakat dan juga mengundang seluruh tokoh agama serta stakeholder terkait,” ungkap Maskur, Rabu 10 April 2019.

Lebih lanjut, Maskur menjelaskan, kegiatan adalah bagian dari sikap keprihatinan atas situasi yang berkembang menjelang Pemilu 2019. Pihaknya ingin mengajak agar perbedaan pilihan yang saat ini menempatkan masyarakat seperti saling berhadapan tidak berlarut-larut terjadi.

” Pesta demokrasi ini adalah bagaimana menentukan pilihan dan jangan terlalu emosional sehingga nanti terjadi hal- hal negatif. Dengan adanya Tausyiah Kebangsaan ini kami akan menyatukan perbedaan yang saat ini terjadi. Biarlah perbedaan ini hanya berakhir dalam pilihan masing-masing. Akan tetapi, persaudaraan, silaturahmi akan tetap terjalin dengan baik,” jelasnya.

Lewat kegiatan ini, pihaknya juga ingin mengajak masyarakat luas untuk bisa melihat jauh ke depan. Pemilu 2019 bukanlah akhir dari tujuan berbangsa dan bernegara. Karena itu, situasi-situasi yang kurang menyenangkan karena perbedaan pilihan, harus bisa dihilangkan.

” Perbedaan itu harus berakhir setelah tanggal 17 April ini, saat Pemilu 2019 digelar,” tegasnya.

Maskur juga menekankan, masyarakat yang akan hadir dihimbau untuk tidak menggunakan atribut parpol maupun APK paslon pilpres.

” Acara ini terbuka untuk umum dan siapa saja bisa menghadiri. Acara ini juga sama sekali tidak berafiliasi terhadap kepentingan politik. Seluruh elemen masyarakat juga terlibat. Semoga berjalan lancar dan bisa bermanafaat,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here